10 WNI Disandera, 5 Kapal Perang Dari Surabaya Diberangkatkan ke Tarakan

kapal

Surabaya~ Setelah 10 WNI disandera militan di Filipina, TNI terus menyiapkan diri menunggu komando. Lima kapal perang yang semula siaga di Surabaya pun sudah digeser ke perbatasan Tarakan-Filipina.

Awak TNI AL juga sudah diberi misi khusus untuk membebaskan WNI yang ditengarai disandera gerombolan teroris Abu Sayyaf. Armada tempur dimaksud ialah  kapal fregat KRI Ahmad Yani, kapal patroli cepat KRI Ajak dan KRI Badau, kapal cepat rudal KRI Mandau, dan kapal markas KRI Surabaya.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Penerangan Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman, kapal perang tersebut didukung beberapa unsur yang mobile. Mereka berada di bawah kendali Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim Laksma TNI I Nyoman Gede Ariawan yang menyatakan siaga penuh di Tarakan.

”Pasukan khusus seperti Satkopaska Kormatim dan unsur Penerbangan TNI-AL yang onboard di KRI dalam posisi standby,” tegas Maman (29/3).

Tidak hanay TNI AL, Maman menegaskan jika pihak TNI turut menyiapkan personel pasukan elit TNI-AD dan Polri dalam operasi ini.

”Berhubung menyangkut kedaulatan negara, pimpinan TNI sudah pasti menyiapkan langkah tegas,” pungkasnya seperti diwartakan JPNN.

author

Author: