OJK Loloskan J-Trust Sebagai Pemilik Baru PT Bank Mutiara Tbk (BCIC)

abraham

Jakarta –  Pada Oktober lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui pihaknya telah menerima draf rancangan akuisisi Bank Mutiara dari J Trust Co Ltd. Regulator mengupayakan akan melakukan fit and proper test kepada pemenang tender pembelian saham eks bank Century tersebut sesuai jadwal yang diinginkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Kami akan panggil J Trust setelah data-datanya lengkap. Mereka harus signing terakhir 21 November, kan? Sebelum itu, kami panggil,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Corporate Secretary LPS Samsu Adi Nugroho mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan kepatutan dan kelayakan bagi J Trust sebelum secara resmi menjadi pemilik baru Bank Mutiara.

Alasan terpilihnya J Trust menjadi pemenang tender penjualan Bank Mutiara karena perusahaan asal Jepang tersebut memberikan penawaran harga yang paling baik dibanding peserta tender lain. Selain itu, J Trust juga dinilai sebagai perusahaan dengan prospek yang baik dan tidak keberatan dengan masalah-masalah yang membelit  Bank Mutiara selama ini.

Menurut Samsu, jika proses pembelian ini bisa berjalan dengan baik, maka hal tersebut membuktikan bahwa bank yang menyelamatan LPS adalah bank yang masih mempunyai nilai tambah dan masih mampu menarik minat banyak investor.

Hari ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meloloskan perusahaan investasi asal Jepang tersebut sebagai pemilik baru PT Bank Mutiara Tbk (BCIC). Surat pernyataan persetujuan dari OJK tersebut diterima LPS pada Senin (10/11/2014) kemarin.

Terkait hal tersebut Samsu mengatakan, selanjutnya LPS selaku pemegang saham lama akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk proses peralihan kepemilikan ini.

Samsu juga menyebutkan, pihaknya akan meminta J-Trust untuk menyelesaikan pembayaran pembelian eks Bank Century tersebut. Sebelum proses fit and proper test, J-trust baru memberikan DP 10%, jadi setelah ini adalah pembayaran sisanya.

Tags:
author

Author: