11 Situs Diblokir, Komnas Ham Sarankan Pengelola untuk Ajukan Gugatan Jika Tak Terima

hukum

Jakarta~ Beberapa website diblokir oleh pemerintah. Jika pengelola merasa tidak nyaman dengan langkah pemblokiran ini, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Imdadun Rahmat, memberi saran agar pengelola situs yang diblokir mengajukan gugatan.

Menurutnya, proses hukum dapat menguji indikator yang dijadikan acuan oleh pemerintah dalam pemblokiran laman di internet.

“Jadi, silakan saja sebelas situs mengajukan proses hukum, nanti pengadilan yang akan menentukan,” ungkapnya di Gedung Komnas Ham, Jakarta (10/1).

Apabila pengelola situs tersebut sudah melapor ke polisi atau mengajukan gugatan ke pengadilan tapi tidak ditanggapi, mereka bisa juga melapor ke Komnas HAM.

“Kewajiban Komnas HAM memastikan semua warga negara mendapat haknya. Kalau polisi tidak melayani, lapor ke Komnas HAM, lalu kami tegur polisi,” terangnya kemudian seperti dikutip dari Kompas.

Untuk diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah meminta agar penyedia jasa layanan internet (internet service provider) melakukan pemblokiran terhadap 11 situs. Sembilan dari situs dianggap berisi konten negatif, sementara dua lainnya mengandung phising dan malware.

“Sebelas situs yang diblokir ini merupakan hasil pantauan dari sekitar 200 situs maupun media online yang diyakini bermuatan negatif,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza.

Situs dimaksud ialah voa-islam.com, nahimunkar.com,  kiblat.net, bisyarah.com, dakwahtangerang.com,islampos.com,suaranews.com, izzamedia.com, gensyiah.com, muqawamah.com ,dan abuzubair.net

Tags:
author

Author: