143 Pendaki Hilang Saat Badai Salju Himalaya

bpj

Mustang – Ribuan pendaki berkunjung ke wilayah Annapurna setiap Oktober. Biasanya cuaca bulan Oktober sangat bersahabat untuk aktivitas pendakian. Namun pekan ini, distrik Mustang dilanda hujan salju lebat. Diduga badai salju tersebut merupakan dampak dari topan Hudhud, yang menelan korban sekitar 20 orang. Topan Hudhud ini melanda pantai timur India sejak pekan lalu.

Akibat badai salju di wilayah Himalaya Nepal Tengah pada Selasa (14/10/2014) ini menewaskan 12 orang, yakni sembilan pendaki gunung dan tiga warga desa Nepal. Selain itu, akibat badai salju, lebih dari 100 orang hilang. Longsoran salju menghantam Distrik Mustang dan Manang.

Tim penyelamat militer dari sejumlah kamp pelatihan tak jauh dari dua distrik tersebut sulit mencapai lokasi kejadian walaupun sudah beberapa jam melakukan perjalanan. Hal ini dikarenakan, badai sangat berat. Para tim penyelamat baru mampu melakukan upaya penyelamatan setelah cuaca cerah pada dihari berikutnya (Rabu/15/11/2014).

Informasi tersebut disampaikan pejabat Nepal, Ganesh Rai pada Rabu (15/10). Ganesh mengatakan, ada hujan salju berat di daerah dengan keteebal hingga tiga kaki (sekitar 91cm).

Rai juga menyampaikan, bahwa pada pekan ini terdaftar 168 wisatawan untuk perjalanan ke Mustang, Annapurna. Mereka mendaftar sebelum badai salju melanda pada Selasa (14/10). Sebagian besar merupakan pendaki dari luar Nepal. Dari 168 wisatawan tersebut, 143 diantaranya masih belum ditemukan.

Pada saat pencarian korban tim penyelamat menemukan jasad 3 warga desa di lokasi yang berbeda. Selain itu, tim penyelamat juga menemukan ada 4 jasad warga Kanada, 2 warga Israel, satu warga asal Pole (etnis Polandia), satu warga Vietnam, satu warga India, satu warga Jerman dan 11 warga Nepal. Sedangkan sisanya masih belum diketahui asal negaranya. Hingga kini, tim pencari dan penyelamat masih melakukan pencarian korban di sekitar pegunungan Himalaya

Tags:
author

Author: