177 WNI di Filipina Akan Dimintai Keterangan Bareskrim Polri

polri

Jakarta – Kasus 177 calon jamaah haji asal Indonesia yang ditahan pihak imigrasi Filipina menyita perhatian banyak pihak. Bahkan, Polri dipastikan akan mengirim tim bareskrim untuk meminta keterangan kepada 177 WNI mengenai kasus yang menimpanya.

“Tim Bareskrim akan berangkat ke Manila hari ini. Ada satu tim yang berangkat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut khususnya para korban, WNI yang ada di sana,” sebut Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta.

Menurut keterangan dari Boy, ada empat orang dari tim Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri yang berangkat ke Manila.

“Jadi tentunya ini tidak bisa dilakukan secara langsung, masih menunggu hasil koordinasi tim dari kita yang berangkat hari ini. Jadi difasilitasi juga oleh Kemenlu, termasuk atase kepolisian yang ada disana,” ungkapnya.

Setelah mendapat keterangan dari 177 WNI yang disebut sebagai korban pelaksanaan haji illegal ini, posisi kasus yang diduga melibatkan 7 travel agen diharapkan akan semakin jelas.

“Yang mana nanti siapa orangnya, alamatnya di mana akan didapat nanti data yang lebih konkret lagi, baru kita bisa bergerak menuju travel yang disebut. Jadi data sudah ada, tapi kita belum dapat data konkret domisilinya, pengurusnya siapa, ini belum didapatkan. Mudahan di sana dapat data lebih konkret lagi terkait pelaku atas pemberangkatan via Filipina ini,” tandasnya seperti diwartakan detik.com.

Tags:
author

Author: