2 Tahun Presiden Jokowi, Makin Sedikit Kritik ke Pemerintah

Jokowi-Jk

Jakarta~ Ada banyak komentar terkait dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan wakilnya. Salah satunya disampaikan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo.

Menurutnya pemerinatahan tengah  mengalami defisit demokrasi. Hal itu tercermin dari partisipasi politik masyarakat dalam rangka membangun Indonesia yang mulai melemah. Suara-suara kritis dari elemen masyarakat kepada pemerintah juga dinilainya melemah dalam dua tahun terakhir.

“Di satu sisi politik kita stabil, tapi di sisi lain demokrasi kita terancam,” sebutnya dalam sebuahdiskusi di Jakarta (21/10).

Suara kritis masyarakat dan parlemen melemah, kata Ari, disebabkan oleh banyaknya elemen masyarakat yang menjadi pendukung Jokowi-JK.

“Karena harapan begitu besar, apalagi banyak dari elemen kritis. Sehingga mereka menjadi melekat sama pemerintah sekarang. Berlebihnya harapan ini melemahkan potensi kritis,” sambungnya.

Di sisi lain, masalah politik identitas menjadi hambatan bagi masyarakat bawah untuk berani berpendapat.

“Isu politik identitas, SARA menguat di publik sehingga menjadi teror sendiri buat masyarakat bawah, ketika kebebasan berekspresi berbeda pendapat,” tutur Ari kemudian.

Dengan kata lain, Ari memandang fungsi pengawasan terhadap pemerintah saat ini tidak berjalan baik.

“Kalau melemahnya suara kritis itu melemahkan check and balances terhadap power hegemony yang menjalankan kekuasaan pada hari ini,” tegasnya seperti diwartakan Kompas.

Tags:
author

Author: