Risma Tetap “TOLAK” Ikut Pilgub DKI Jakarta

ilustrasi

ilustrasi

Surabaya~ Sosok Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memang sangat menarik untuk dibicarakan. Meski banjir dukungan untuk mencalonkan diri dalam PilguB DKI 2017, namun ia tetap menyatakan kesetiannya untuk kota tercintanya.

Saat ditemui awak media, ia menerangkan jika jabatan bukanlah jenjang karir yang harus dicapai.

“Seseorang bermanfaat itu dilihat dari hasilnya, bukan dari jabatannya. Kalau buat saya lebih baik dapat uang Rp 3 juta yang bermanfaat dibandingkan dengan Rp 10 juta tapi nggak bermanfaat,” sebut Risma yang diwawancara usai acara Cross Culture Festival 2016 (14/8).

Dengan tegas, ia menyatakan tidak suka naik jabatan jika lalu hanya menjadi simbol.

“Lha iya, gimana kalau misalnya aku jadi gubernur Jatim yang wilayahnya sampai di pucuk gunung di Pacitan sana. Untuk apa aku jadi pemimpin kalau aku nggak bisa menyentuh wargaku yang ada di sana. Sekali lagi itu nggak mudah,” tambahnya.

Tidak cukup sampai di situ, Risma juga bercerita ketakutannya saat maju untuk kali kedua mencalonkan diri menjadi wali kota Surabaya.

“Waktu maju kedua itu aku marah betul karena takut ada wargaku ada yang nggak bisa makan, dan siapa yang akan manggul beras ke seluruh kota. Itu makanya sekarang di mobilku selalu ada beras. Dan itu juga kenapa lahir (program, Red) ada makanan untuk lansia dan anak cacat itu juga dari itu,” kata Risma seperti diwartakan JPNN.

Tags:
author

Author: