3 Muslim Dibunuh di AS, Ini Kata Obama

Obama Publicly Backs Means-Testing Medicare

Amerika Serikat~ Setelah mendapat kritik tajam dari berbagai pemimpin negara, akhirnya Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan kecamannya terhadap aksi penembakan terhadap Deah Shaddy Barakat (23), Yusor Mohammad Abu-Salha (21), dan Razan Mohammad Abu-Salha (19). Barack Obama mengatakan jika penembakan 3 muslim tersebut sebagai pembunuhan yang brutal dan keterlaluan.

“Tak seorang pun dapat menjadi target karena diri mereka, penampilan mereka, atau bagaimana mereka beribadah,” ungkap Barack Obama seperti diwartakan Kompas.

Barack Obama menyampaikan pernyataan tersebut setelah pihak FBI mengeluarkan pernyataan akan melakukan investigasi awal terhadap penembakan yang dilakukan oleh Craig Stephen Hicks. Tersangka utama penembakan ini sementara ditahan di Durham County Jail tanpa uang jaminan dan dijadwalkan akan kembali diadili tanggal 4 Maret 2015.

Sebagaimana diwartakan beberapa media, Presiden Turki Tayyip Erdogan sebelumnya menyatakan kritik tajamnya kepada Barack Obama dan pemimpin AS lain yang seolah diam atas insiden penembakan 3 muslim di negerinya. ‘Diam’-nya para pemimpin AS atas insiden tersebut membuat sebagian warga Muslim di AS khawatir atas keselamatan diri mereka selama ada di negeri adidaya tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyatakan pujiannya kepada ketiga muslim yang menjadi korban penembakan. Menurut Ban Ki-moon, mereka telah melibatkan diri dalam proyek bantuan kemanusiaan. Katanya, apa yang dilakukan 3 muslim di AS ini merupakan contoh baik dari warga negara global. Tak lupa, Ban Ki-moon  menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya ketiga muslim dalam tragedy berdarah di kawasan kampus tersebut.

Tags:
author

Author: