5 kg Ganja Ditemukan di Unas, ini Sikap BNN

unas

Jakarta~ Selasa, (19/8) Komisaris Polisi Adri Desas Furyanto dalam jumpa pers bersama rektorat Unas di kampus Unas (Pasar Minggu, Jakarta Selatan)  menjelaskan bahwa saat ini seorang pria diamankan polisi di Mapolres Jakarta Selatan dan masih dalam proses penyidikan. Namun hingga saat ini polisi belum dapat memberikan keterangan terkait status penangkapan pria tersebut, apakah sebagai mahasiswa atau masyarakat biasa.

Razia lanjutan dilakukan oleh Polisi Mapolres Jakarta Selatan dan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) DKI Jakarta pada  pukul 10.45 WIB. Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari penggerebekan di kampus Unas pekan lalu, di mana polisi mendapatkan 5 Kg ganja dari ruang senat mahasiswa. Penggerebekan dilakukan atas permintaan pihak rektorat.

Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan ganja di ruang perpustakaan. Selain ganja seberat 5 kg, aparat juga menemukan ganja ukuran kecil siap edar sebanyak sembilan bungkus, satu timbangan, dan satu bong. Selain itu, ditemukan juga dua alat hisap sabu. Sedangkan di pos security, aparat menemukan alat hisap ganja. Dua lintingan sisa kegiatan menghisap ganja juga ditemukan di ruang gedung serbaguna.

” Polisi memasang police line melingkari ruang perpustakaan Unas. Ruangan sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga sudah dipasangi garis polisi dan saat ini masih penyisiran, nanti lengkapnya akan saya sampaikan,” ujar Kasat Narkoba Polres Jaksel AKBP Hando Wibowo

Terkait dengan temuan Polisi di Unas, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat pro aktif dalam. Selain itu, BNN akan melakukan tindakan pencegahan peredaran narkoba di tiap instansi pendidikan.

“Preventif, melakukan tes-tes urine di sekolah, di kampus. Tanpa diminta kita akan melakukan” ucap Almas Arasuli yang merupakan salah satu petugas BNN kemarin (19/8).

Almas juga menyatakan lembaganya selalu siap bekerja sama dengan pihak mana pun untuk memberantas narkoba di Indonesia.

Tags:
author

Author: