Abang Parkir Malioboro:Kami Menolak Relokasi

wisata yogyakarta

Jalan Maliobro Yogyakarta

Jogja~ Relokasi parkir dari kawasan Mallioboro ke taman parkir Abu Bakar Ali ditolak oleh juru parkir. Di hadapan perwakilan Pemkot Jogja dan DPRD, mereka menyatakan penolakannya dengan tegas sehingga pertemuan tersebut berakhir deadlock.

“Kami menolak relokasi ke Taman Parkir Abu Bakar Ali,” sebut Ketua Paguyuban Parkir Malioboro, Sigit Karsana (30/3).

Pertemuan tersebut awalnya berlangsung cukup baik. Namun, kemudian suasana memanas hingga juru parkir yang dikomandoi Sigit memilih mengakhiri pertemuan tersebut dan meninggalkan ruangan.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, ketika bertemu dengan juru parkir menjelaskan bahwa pemkot setempat sudah menyampaikan surat edaran kepada juru parkir. Edaran tersebut terkait pembukaan pos pelayanan di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro.

“Di dalam surat tugas sudah ada luasan parkir yang ditetapkan. Jika seorang juru parkir memperoleh luasan 10 meter, di Abu Bakar Ali akan memperoleh luasan yang sama,” imbuh Aman.

Nah, selama masa transisi sejak pemindahan, tiap juru parkir yang bekerja di Taman Parkir Abu Bakar Ali akan memperoleh kompensasi Rp 50 ribu per bulan. Jumlah tersebut masih ditambah pendapatan dari parkir sehari-hari.

“Kami tidak akan membedakan, juru parkir dan mana yang pembantu juru parkir. Semuanya yang bekerja di Taman Parkir Abu Bakar Ali akan memperoleh kompensasi,” lanjutnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: