SAMBUT LEBARAN: Konsep Abaya akan Booming Lagi Tahun Ini

abaya dian pelangi

Pewartaekbis — Seperti tahun sebelumnnya, seorang desainer baju muslimah yang terkenal dengan busana jumputannya pada Lebaran tahun lalu, Dian Pelangi, sudah mulai super sibuk mulai awal ramadan ini. Bahkan, ia mulai berkarya dan menciptakan kreasi jauh hari sebelum bulan puasa tiba.

Pada Idul Fitri tahun ini, Dian mengaku akan mem-booming-kan konsep abaya atau dress panjang. Di sela-sela acara Fimela Fest beberapa waktu yang lalu, Dian mengatakan  busana abaya tidak akan lekang oleh waktu. Setelah Lebaran pun, abaya masih bisa digunakan di acara-acara lainnya tanpa harus takut salah kostum.

”Abaya akan  booming lagi pada tahun ini, begitu juga kaftan yang multifungsi,” ujarnya.

Sementara itu, desainer lainnya, Windri Widiesta Dhari- desainer yang mulai melejit namanya lewat brand NurZahra, menilai tren busana muslim untuk tahun ini adalah kaftan, maxi dress, tunic, shirts, blouse, jacket, skirts, pipe pants  dan  scarves.

Windri Widiesta Dhari yang pernah menggebrak Negeri Sakura dalam Japan Fashion Week 2014 ini meluncurkan koleksi Idulfitri dengan nama The Light.

Ternyata Tak hanya desainer busana muslim saja yang sibuk berkreasi busana Idulfitri. Ikon dunia mode Indonesia sekaligus pendiri PT Musa Atelier, Musa Widyatmojo juga menggagas karya busana ready to wear untuk perayaan Lebaran 2014.

Di bawah label ready to wear M by Musa, Musa mengaku mengambil konsep mix and match atau padan padan.  Idulfitri tahun ini, imbuh Musa, detil masih memainkan peranan. Namun bukan detil ramai dengan payet. Teknik seperti itu sudah tidak digunakan lagi.

”Kini busana ready to wear lebih bermain artistik seperti teknik membesarkan motif yang berkesan kontemporer,” ujarnya.

Tags:
author

Author: