Ajib! Pemkot Makassar Keluarkan Surat Edaran Sesuai Fatwa MUI

makassar

Makassar – Langkah menarik dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Ramdhan “Danny” Pomanto. Ia telah menerbitkan surat edaran agar tidak ada pemilik badan usaha yang memaksakan penggunaan atribut natal bagi karyawan yang tidak merayakannya karena berbeda keyakinan. Surat ini ditujukannya kepada perusahaan-perusahaan, pemilik usaha, hotel dan kantor-kantor di Kota Makassar.

“Surat Edaran itu berdasarkan Pasal 29 UUD 1945 yang menjamin kebebasan warga negara memeluk agama, landasannya sangat jelas dan zaman sekarang ini sangat mudah orang-orang tersulut emosi dengan adanya viral di sosial media, misalnya bilamana ada mengaku dipaksa berkostum yang tidak sesuai keyakinannya, bisa muncul kemarahan publik pada perusahaannya,” sebut Danny (20/12).

Menurut Danny, ia telah berkonsultasi dulu kepada kelompok agama Kristiani sebelum menandatangani surat edaran tertanggal 19 Desember 2016 ini. Ia pun mengaku mendapat dukungan dari para pendeta dan pastor di Makassar karena surat edaran ini dipandang langkah tepat untuk mencegah terjadinya aksi massa.

Dukungan juga datang dari Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan, Herman Heizer.

“Pada prinsipnya saya setuju dengan Surat Edaran Wali Kota Makassar, karena itu terkait dengan hak asasi manusia karyawan tersebut untuk terbebas dari tekanan-tekanan dari pimpinannya, surat edaran bisa menghindarkan potensi konflik yang bernada SARA yang bisa berdampak pada dunia usaha juga akhirnya,” ungkap Herman.

Tags:
author

Author: