Akan Ada Gerhana Bulan, ini Himbauan PBNU

gerhana

Pewartaekbis~ Hari ini (8/10) diperkirakan gerhana bulan total akan menyelimuti Indonesia sekitar pukul 15.14-20.35 WIB. Berdasarkan penghitungan Lajanah Falakiyah Pengurus Besar Nahdalatul Ulama (PBNU), permulaan gerhana penuh akan berlangsung pukul 15:15:33 WIB. Sementara puncak tertutupnya penampang bulan oleh bayangan bumi diprediksi terjadi pada pukul 17:25:10 WIB. Usai puncak gerhana bulan total itu, penampang bulan akan berangsur tampak sehingga prosesi gerhana bulan akan berakhir pada pukul 20:33:43 dan cahaya purnama dapat disaksikan kembali oleh masyarakat umum.

A Ghazalie Masroeri yang menjabat sebagai Ketua Lajnah Falakiyah PBNU menyerukan kepada umat Islam di Tanah Air untuk memanfaatkan detik-detik peristiwa tersebut sebagai momen memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

“Diharapkan kaum muslimin menyikapi fenomena alam ini dengan memperkuat keimanan, mendekatkan diri kepada Allah, berdzikir, sholat gerhana, shadaqah dan amal  saleh lainya,” ungkap  A Ghazalie Masroeri dalam siaran pers kemarin (7/10).

Sementara itu, di Semarang sudah tersiar kabar ihwal pelaksanaan Sholat khusuf sejak beberapa hari yang lalu. Seruan tersebut disampaikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang kepada Majelis Wakil Cabang (MWC) atau pengurus tingkat kecamatan.

“Sudah kami sampaikan melalui server (sms) ke MWC agar nanti malam mengadakan shalat khusuf di masjid atau mushola NU diranting masing-masing. Waktunya mulai dari terjadinya gerhana itu sampai terbit atau bulan tampak utuh kembali,” ungkap Ahmad Hanik, Ketua PCNU Semarang.

Ahmad Hanik menjelaskan, sholat gerhana dikerjakan dua rakaat sebagaimana shalat biasa. Akan tetapi, pada gerakan rukuk dan I’tidal dilakukan masing-masing sebanyak empat kali, yakni pada rakaat pertama sesudah rukuk dan I’tidal membaca surah Al Fatihah lagi. Kemudian rukuk sekali lagi dan I’tidal lagi, dan sujud seperti biasa.

“Rakaat kedua juga sama dengan rekaat pertama. Dengan demikian Shalat gerhana itu semuanya ada 4 rukuk, 4 Alfatihah, 4 I’tidal dan 4 Sujud,” tambah Ahmad Hanik.

Masih menurut Hanik, gerhana bulan total merupakan fenomena alam yang sudah menjadi ketetapan Allah SWT dan tak ada hubungannya dengan  dunia mistis atau takhayul.

Tags:
author

Author: