Anggaran Kemenristek Difokuskan pada Peningkatan Jumlah Penerima Beasiswa

toga

Jakarta – Tahun ini Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek) mendapat dana anggaran Rp 38 triliun. Menristek Dikti, Mohammad Nasir, mengemukakan jika anggaran ini akan difokuskan pada peningkatan jumlah penerima beasiswa mahasiswa.

“Mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Indonesia sebelumnya 60 ribu orang, kita akan tingkatkan menjadi 80 ribu orang,” sebutnya di acara launching Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi PTNBH (16/1).

Kementerian ini juga akan meningkatkan nominal beasiswa per orang, dari Rp 600 ribu per bulan setiap satu mahasiswa naik menjadi Rp 650 ribu. Adapun anggaran lain akan dialokasikan untuk biaya operasional di Perguruan Tinggi (PT), mulai dari seperti pemeliharaan listrik atau biaya pemeliharaan kebersihan, biaya pembelian ATK (alat tulis kantor), hingga gaji pegawai.

Dikemukakan juga oleh Mohammad Nasir, pihaknya akan memangkas biaya operasional yang tidak punya nilai tambah.

“Kami petakan sekarang penerimaan mahasiswa baru itu jalur anak miskin atau jalur bidikmisi dan bukan bidikmisi. Jika di jalur bidikmisi diketahui menipu, kita akan jatuhkan sanksi tegas dengan menarik beasiswanya. Karena pengalaman, ada mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi yang mengaku-ngaku miskin padahal ternyata di rumahnya terparkir mobil Pajero, Alpard. Yang begini harus kita perketat pengawasannya,” imbuhnya.

Tags:
author

Author: