Anggota DPRD Surakarta Dilarang Merokok?

dprd surakarta

Surakarta~ Surakarta memang kota yang unik. Selain karena beragam budaya Jawa yang masih sangat lestari di daerah ini, legislator di Surakarta ‘dipaksa’ menuruti aturan yang cukup menarik. Apa saja peraturan dimaksud?

Pertama, kalangan DPRD kini tidak boleh merokok di ruang rapat. Peraturan ini merupakan hasil dari pembahasan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kode Etik yang dilaksanakan oleh Panitia Khusus (Pansus) Kode Etik DPRD Surakarta.

Kedua, rapat harus dihentikan saat adzan dari masjid terdekat berkumandang. Hal ini dituturkan oleh salah satu Anggota Pansus Kode Etik DPRD Surakarta, M Al Amin.

”Disebutkan tertulis larangan merokok di dalam ruangan selama rapat berlangsung. Kemudian pimpinan rapat menghentikan sementara persidangan saat adzan berkumandang dari masjid terdekat,” ungkap M Al Amin seperti diwartakan Suara Merdeka online.

Berdasarkan pernyataan M Al Amin, Raperda Kode Etik merupakan perubahan Peraturan DPRD Nomor 2 Tahun 2010. Menurutnya, pembahasan pansus perda tersebut tidak mengalami banyak perubahan. Raperda tersebut hanya berisi kewajiban dan larangan anggota DPRD yang menyangkut etika legislator.

Dengan aturan tersebut, diharapkan tidak ada lagi anggota DPRD yang masih bebas merokok di ruang rapat. Selama ini, masih ada anggota DPRD yang nekat merokok meski secara etika merokok di ruang rapat tidak dibolehkan.

Tags:
author

Author: