Aparat dan Buruh Bentrok di Surabaya

surabaya

Surabaya~ Siang tadi (3/9) dilaksanakan proses eksekusi pabrik sepatu milik PT Cinderella Villa Indonesia (CVI) di Jalan Tanjungsari, Surabaya, Jawa Timur. Ekskusi dimaksud tak berjalan lancar. Sejak pagi hari ribuan buruh sudah siaga penuh mengamankan pabrik. Bentrok antara petugas gabungan TNI-Polri dan buruh pabrik pun tak terelakkan.

Para buruh sejak pagi sudah berniat menghadang eksekusi di depan pabrik. Mereka menutup Jalan Tanjungsari dan membakar ban bekas. Mendengar instruksi polisi untuk segera membuka jalan, para buruh justru naik pitam dan melempari ratusan petugas bersenjata lengkap tersebut dengan batu.

Bentrokan pecah. Ada belasan buruh wanita pingsan. Seorang wartawan dan polisi pun terkena lemparan batu di kepala hingga berdarah. Namun, buruh yang kalah jumlah itu pun akhirnya undur dan petugas lantas mengeksekusi pabrik.

“Kami di sini hanya mengamankan saja atas permintaan PN Surabaya,” tegas Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi.

Sebagaimana diketahui, eksekusi pabrik seluas 25.590 meter persegi tersebut sudah keenam kalinya dilaksanakan. Ekskusi selalu gagal karena dihalangi ribuan buruh dan keluarga buruh yang juga warga sekitar.Proses eksekusi sendiri merupakan buntut sengketa hukum antara perusahaan pemilik pabrik dan PT Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL).

 

Sumber: kompas.com

Rate this article!
Tags:
author

Author: