Aparat di Kalimantan Tengah Akan Dapat Bonus dari Gubernur Jika . . .

narkoba

Kalimantan Tengah – Semangat untuk memberantas narkoba Gubernur Kalimantan tengah, Sugianto Sabran, pantas diacungi jempol. Mencontoh Presiden Filipina Rodrigo Duterte, ia mendukung bandar narkoba di Kalteng untuk ditembak mati.

“Ini awalnya memang ada pro dan kontra. Saya pernah sampaikan ini juga kepada Pak Budi Waseso dari BNN, beliau sangat mendukung. Tembak di tempat tetap melalui prosedur. Karena di banyak kasus, bandar-bandar ini lebih liar daripada penegak hukum. Mereka juga bisa bayar aparat nakal. Sebelum semakin banyak masalah, tembak di tempat saja, lalu kami berikan apresiasi,” sebutnya (8/11).

menurut Sugianto, peredaran narkoba sudah sangat menakutkan karenakampung yang sulit diakses fasilitas umum pun bisa didatangi narkoba.

“Saya pikir respons negara harus lebih cepat lagi. Negara harus hadir menghentikan penyebarannya. Ini bukan soal hari ini, tetapi penentuan nasib Indonesia puluhan tahun yang akan datang,” imbuhnya.

Sugianto juga menerangkan jika pihak kepolisian tentu sudah memiliki nama-nama bandar yang menjadi target operasi.

“Tanya saja kepada polisi seberapa panjang daftar yang mereka punya. Ini kan yang kita lawan uang besar dan jaringan yang besar. Kalteng hanya satu bagian dari permasalahan besar ini,” terang Sugianto seperti diwartakan merdeka.com.

Tidak hanya itu, Sugianto menjanjikan hadiah berupa uang bagi aparat yang berhasil menembak mati bandar narkoba di Kalteng menggunakan uang pribadinya.

“Sementara ini, saya menggunakan anggaran pribadi. Ke depannya, kita lihat saja. Semoga banyak yang tergerak untuk urusan yang tidak main-main ini,” tandasnya.

Tags:
author

Author: