Aplikasi Permaian Bomb Gaza Dihapus dari Google Play Store

aplikasi bomb gaza di play store yang manuai kecaman

aplikasi bomb gaza di play store yang manuai kecaman

Pewartaekbis — Ada saja orang yang senang memancing di air keruh. Di tengah tragedi kemanusiaan dan konflik berdarah di Jalur Gaza, ternyata ada pihak yang memanfaatkannya untuk mengambil keuntungan.

Melalui toko aplikasi Google, beberapa developer menciptakansejumah aplikasi permainan yang berbau perang Gaza.

Dilansir dari Mashable, keberadaan game-game Gaza di Playstore sehingga mengundang kritik dan kecaman yang meluas, akhirnya Google memutuskan untuk menghapus semua game berbau Gaza tersebut.

Seprti diketahui, Google setidaknya telah menghapus dua buah aplikasi yang berjenis game “perang Gaza” dari Play Store. Salah satunya adalah game Bomb Gaza.

Pihak Google tidak banyak berkomentar tentang penghapusan tersebut, mereka hanya mengatakan, “Kami (Google) menghapus aplikasi-aplikasi yang melanggar peraturan dari Google play.”

Bomb Gaza merupakan game khusus Android yang di upload di Google Play Store pada 26 Juli. Pada game ini pengguna diharuskan menjatuhkan bom lewat sebuah pesawat berbendera Israel dengan sasaran pejuang Hamas yang ada di Jalur Gaza.

Permainan akan berakhir bila pengguna terlalu banyak membunuh penduduk lokal ketika menjatuhkan bom. Alasan Google menghapus permainan ini karena mengandung penggambaran kekerasan serampangan dan konten advokasi terhadap kelompok-kelompok orang berdasarkan ras atau etnis dan agama tertentu.

Sesaat setelah beredarnya game Bomb Gaza di Google Play Store, banyak pengguna yang mengeluhkan bentuk kekejian game tersebut melalui jejaring sosial Twitter.

Mereka menyatakan bila game ini tidak pantas untuk berada di Google Play Store. Mengetahui hal tersebut, seminggu setelah game ini beredar, Google pun mengambil langkah cepat dengan menghapusnya dari Google Play Store.

Pihak Google juga menghapus game pola permainannya hampir mirip bernama Gaza Assault: Code Red, di mana pengguna game diperintahkan untuk menghancurkan tempat persembunyian kubu yang disebut “teroris” di Jalur Gaza.

Tags:
author

Author: