Ayu Dyah Andari dan Kisahnya Sebagai Desainer Pakaian Muslim

jilbab

Jakarta~ Ada banyak desainer muda berbakat Indonesia yang namanya sudah terdengar hingga ke berbagai negara. Salah satunya adalah Ayu Dyah Andari. Salah satu desainer busana pesta untuk wanita muslim ini mulai naik daun sejak 2013 lalu. Saat ini, produknya sudah diminati Malaysia, Taiwan, Brunei Darussalam, hingga Korea.

Ia bercerita jika sebelumnya ia hanyalah seorang karyawan. Faktor passion dan keluarga yang mendorong Ayu untuk berani terjun ke industri fashion.

“Umur 23, aku menikah dan punya anak. Anak sudah dua ingin di rumah saja cuma nggak mau kehilangan masukan juga. Karena waktu masih kerja aku biasanya jam enam pagi sudah jalan, ketemunya kalau malam saja dan weekend,” ungkapnya di rumahnya, kawasan Cikeas, Bogor, Jawa Barat (23/6).

Alumni Fakultas Teknik Industri Universitas Gajah Mada (UGM) itu kemudian berpikir untuk mengembangkan usaha sendiri. Pasalnya, mendesain busana sudah menjadi bagian dari hidupnya.

Saat bekerja sebagai karyawan, Ayu tetap melanjutkan hobinya mendesain sampai akhirnya banyak rekan kerja yang mengetahui potensinya dalam mendesain busana.

“Waktu itu kondangan bikin baju sendiri eh teman suka minta, aku buatin. Nggak mikir untung karena sudah hobi. Ternyata kok order tambah banyak? Kok hasilnya menyaingi gaji di Toyota? Wah prospek bisnis nih. Tapi yang namanya bisnis nggak boleh gegabah, sudah tes market oke customer suka coba berenang di bisnisnya, hire karyawan payet dua penjahit satu yang motong masih aku. Customer suka, aku tambahin lagi penjahit. Bisnis jalan, pekerjaan jalan. Oke putuskan sepenuhnya terjun ke bisnis,” kisahnya.

Karirnya mulai terangkat karena berhasil menjadi salah satu dari 10 besar desainer terbaik yang mengikuti kompetisi desain Indonesia Fashion Week (IFW). Setelah dari IFW ia pun mulai percaya diri untuk menjual rancangannya di butik La Moie bersama desainer lainnya.

“Desain pertama aku couture tapi tidak muslim. Momen setelah Miss World baru mulai busana muslim. Bangga sih desainnya mendunia tapi kok ada perasaan mengganjal karena aku mendesain gaun yang super seksi? Aku nggak nyaman nih, mungkin Allah ngasih hidayah selayaknya aku tertutup aku juga harus mendesain busana tertutup. Dari situ coba desain busana muslim dan alhamdulillah rezekinya luar biasa,” katanya seperti diwartakan detik.com.

Tags:
author

Author: