Badai Asma Menyerang Ratusan Warga Melbourne Australia

badai

Jakarta- Senin, 21 November 2016 kemarin laporan cuaca di Australia diberitakan sekumpulan awan hitam berkumpul dilangit Melbourne, Australia. Dugaan aka datangnya petir membuat petugas tanggap darurat segera mempersiapkan diri untuk membantu menangani kerusakan fatal atau  korban cidera.

Dilansir dari Kompas.com, bukan laporan korban cuaca buruk yang diterima Ambulance Victoria, Melbourne, Austrlia pada hari senin lalu. Saat prediksi akan datangnya badai akibat sekumpulan awan hitam dilangit Melbourne. Namun, Ambulance Victoria mendapat 1.870 panggilan darurat atau enam kali lipat lebih banyak dari hari biasa, dalam rentang waktu 5 jam atau sekitar pukul 18:00 hingga 23:00 waktu setempat.

Ratusan panggilan diantaranya adalah panggilan gawat darurat terkait asma. Hal ini tentunya membuat paramedis dan rumah sakit kewalahan menanggapinya. Mereka yang mendapat perawatan sekitar 200 di antaranya karena serangan asma langsung dan 600 lebih berhubungan dengan masalah pernapasan. Berdasarkan laporan, dua diantaranya meninggal akibat asma usai badai terjadi.

Menanggapi insiden ini, para ahli berpendapat, bahwa kemungkinan karena angin kencang badai yang meniupkan serbuk sari rumput-rumputan. Sebab, saat angin kencang bertiup terjadi peningkatan serbuk rumput di udara hingga tingkat ekstrem dan ketika bertemu air hujan serbuk tersebut terpecah hingga menjadi lebih halus lagi. Serbuk sari rumput yang halus dan mudah terhirup, lalu masuk ke paru-paru inilah yang diduga sebagai pemicu terjadinya serangan asma. Sebab, saat kejadian badai partikel serbuk sari rumput yang menyebar diudara diperkirakan mencapai angka 102,  atau dua kali lebih tinggi dari batas atas hari-hari biasa.

Tags:
author

Author: