Badai Salju Kembali Menyelimuti Amerika Serikat

as

NEW YORK – Sejak pertengahan Februari badai salju telah melanda Amerika Serikat. Ketebalan salju yang menyelimuti kota dan beberapa kantor pemerintah di Washington DC terpaksa ditutup sementara. Hujan salju lebat dan angin dingin terus bergerak ke arah timur dari wilayah yang dikenal dengan sebutan Southern Plains, yakni Missouri, Arkansas, Illinois bagian selatan, Tennessee, Kentucky, Indiana dan Ohio.

Badan Layanan Cuaca atau National Weather Service setempat pada 17 Februarii lalu mengatakan, hujan yang disertai hawa dingin diperkirakan melanda wilayah AS Selatan. Kondisi darurat telah diumumkan untuk beberapa wilayah, seperti North Carolina, Virginia, Mississippi, Geogria, Kentucky dan juga Washington DC.

Pada Minggu (1/3/2015) salju kembali mulai menyelimuti New York City, New Jersey dan Connecticut sehingga membuat jalan-jalan, termasuk llintasan bandara, menjadi licin. Akibatnya, sejumlah penerbangan dari dan menuju New York sementara harus dibatalkan hingga hari ini (2/3). Pembatalan penerbangan tak hanya di New York, bahkan hingga New Jersey dan Connecticut.

Terkait kondisi ini, NYC Emergency Management telah mengeluarkan saran penerbangan untuk jam sibuk Ahad dan Senin pagi. Menurut laporan badan cuaca AS, terhambatnya transportasi ini disebabkan oleh badai musim dingin Sparta. Badai diperkirakan terus mendatangkan salju dan es ke wilayah Northeast dan Mid-Atlantic pada Ahad pagi waktu setempat. Peringatan badai musim dingin telah dikeluarkan untuk beberapa bagian Mid-Atlantic sampai Senin pagi. Selain itu, badai Sparta juga diduga sebagai penyebab empat kematian dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi dimusim dingin. Sebab, saat badai salju datang jalanan menjadi licin dan kondisi jalan yang buruk tersebut mengakibatkan kecelakaan.
.

Tags:
author

Author: