Bahaya Mengintai Masa Depan Anak

snack

Jakarta- Makanan tidak sehat mengancam masa depan anak bangsa. Berbagai zat aditif yang banyak terkandung dalam makanan terutama jajanan atau camilan yang banyak digemari kalangan anak-anak dan remaja disinyalir dapat menjadi pemicu penyakit kanker sepeti kanker dan diabetes.

Dilansir dari Kompas.com, beberapa zat aditif yang terkandung daam makanan memiliki efek samping bagi kesehatan adalah pewarna makanan dan pemanis buatan.

Pewarna buatan sendiri merupakan senyawa kimia yang dibuat dan digunakan untuk makanan dan minuman. Oleh sebab itu pewarna ini banyak sekali makanan dan minuman kemasan yang mengandung bahan ini.

Menurut FDA atau Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan, bahwa pewarna kuning no.5 ayang teradapat dalam makanan dapat memperburuk gejala asma. Sedangkan pewarna merah no.2  diduga dapat menyebabkan kanker.

Sementara itu, hasil beberapa penelitian yang dilakukan European Food Standards Agency  tahun 2007 di Inggris menyatakan, bahwa pewarna buatan dapat memicu hiperaktivitas pada anak.

Zat aditif lainnya yang dinyatakan berbahaya adalah pemanis buatan. Sebab, kebanyakan minuman ringan dan soda nondiet mengandung pemanis fruktosa.

Sirup jagung tinggi fruktosa sendiri adalah pemanis tambahan yang terbuat dari jagung. Selain memiliki rasa yang lebih manis, fruktosa  harganya lebih murah dari sukrosa. Jadi, tidak heran jika pemanis ini sangat umum ada di berbagai makanan dan minuman kemasan.

Umumnya, pemakaian sirup jagung fruktosa dalam makanan dan minuman adalah 55-58% fruktosa dan 42-45% glukosa. Sedangkan sukrosa adalah pemanis buatan yang terbuat dari fruktosa dan glukosa.

Namun, beberapa ahli mengatakan, bahwa sirup jagung fruktosa ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 dan obesitas.

Dari serangakaian hasil penelitian tersebut, sudah semestinya bagi kita terutama para orangtua agar lebih hati-hati dan memantau apa yang menjadi konsumsi anak-anak.

Rate this article!
Tags:
author

Author: