“Bajaj” Milik Piaggio Akan Serang AS

piaggio

Pewartaekbis~ Kendaraan beroda tida atau yang lebih dikenal dengan sebutan bajaj nampaknya akan semakin banyak dilihat di Amerika Serikat. Hal itu menyusul rencana Piaggio untuk memperluas pasar produk roda tiganya, New Piaggo Ape, ke seluruh Amerika Selatan.

“Ape sudah tersedia di beberapa negara Amerika Selatan. Namun, berkat kegunaannya sebagai kendaraan komersial, membuat model ini semakin berkembang, karena banyak pebisnis yang menganggap ini sebagai peluan usaha. Kami juga sudah mendapat dukungan dari mitra lokal yang bisa diandalkan,” sebut Colaninno, mengutip Motorcycle (12/10).

Seperti dilaporkan Kompas, Ape diperkenalkan di Meksiko model New Ape City dan Ape Romanza. Tak hanya di Meksiko, kedua kendaraan untuk penumpang ioni juga dipasarkan di Peru, Kolombia, Guatemala dan Honduras.

Untuk diketahui, tak kurang dari 35. 000 unit dikirim “Bajaj” merek Piaggio dikirim ke Amerika Selatan tiap tahunnya. Dalam enam tahun terakhir, pertumbuhan volumenya bahkan ada di angka 52 persen dalam enam tahun terakhir.

Kendaraan beroda tida atau yang lebih dikenal dengan sebutan bajaj nampaknya akan semakin banyak dilihat di Amerika Seikat. Hal itu menyusul rencana Piaggio untuk memperluas pasar produk roda tiganya, New Piaggo Ape, ke seluruh Amerika Selatan.

“Ape sudah tersedia di beberapa negara Amerika Selatan. Namun, berkat kegunaannya sebagai kendaraan komersial, membuat model ini semakin berkembang, karena banyak pebisnis yang menganggap ini sebagai peluan usaha. Kami juga sudah mendapat dukungan dari mitra lokal yang bisa diandalkan,” sebut Colaninno, mengutip Motorcycle (12/10).

Seperti dilaporkan Kompas, Ape diperkenalkan di Meksiko model New Ape City dan Ape Romanza. Tak hanya di Meksiko, kedua kendaraan untuk penumpang ioni juga dipasarkan di Peru, Kolombia, Guatemala dan Honduras.

Untuk diketahui, tak kurang dari 35. 000 unit dikirim “Bajaj” merek Piaggio dikirim ke Amerika Selatan tiap tahunnya. Dalam enam tahun terakhir, pertumbuhan volumenya bahkan ada di angka 52 persen dalam enam tahun terakhir.

Tags:
author

Author: