Banyak Kematian, Suasana Idul Fitri di Gaza Mencekam!

dihantui-serangan-israel-lebaran-di-gaza-mencekam-Fkp

Para warga Palestina di Jalur Gaza hidup dalam ketakutan di penampungan PBB di Gaza. | (Reuters / Finbarr OReilly)

Gaza — Ketika sebagian besar umat Islam di Indonesia merayakan idul Fitri dengan sukacita dan kehangatan berkumpul bersama keluarga, suasana perayaan Idul Fitri atau Lebaran di Jalur Gaza tidak seberuntung itu. Suasana mencekam dan diliputi rasa khawatir.

Pasalnya semalam sebelum Idul Fitri tiba (27/7/14) serangan militer Israel menewaskan seorang warga Palestina dan melukai satu warga lainnya. Akibat serangan itu, warga Palestina di Gaza ketakutan saat merayakan Lebaran pada Senin (28/7/2014) pagi. Mereka takut ketika berkumpul di tempatterbuka, Israel akan mejatuhkan bom nya.

Warga Plaestina di Gaza yang tewas saat malam menjelang Lebaran bernama Hussein Hassan Abu al-Naja, 65. Naja tewas setelah pasukan Israel menembaki wilayah Khan Younis timur, Jalur Gaza. Demikian keterangan  juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf al-Qidra.

Sebelumnya seorang  warga Gaza lainnya, Imad Jamil al-Abed al-Bardawil, 44, juga tewas setelah mengalami luka serius akibat serangan Israel malam sebelumnya.

Serangan demi serangan terjadi setelah batas waktu gencatan senjata selama 12 jam yang disepakati hari Sabtu telah habis. Tercatat sebanyak 16 warga Palestina tewas pada hari Minggu kemarin, akibat serangan Israel itu.

Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengatakan, Israel telah menolak proposal perpanjangan gencatan senjata sekaligus penolakan gencatan senjata saat Idul Fitri tiba telah menyakiti perasaan warga Gaza yang ingin berlebaran.

”Itu mengabaikan perasaan dan doa umat Islam,” kata Zuhri, seperti dikutip kantor berita Palestina, Ma’an.

“Kalau pun situasi saat ini agak relatif tenang, itu bukanlah hasil dari kesepakatan apapun,” imbuh juru bicara Kementerian Dalam Negeri Gaza, Iyad al-Buzm dalam sebuah pernyataan.

Tags:
author

Author: