Banyak Turis Mancanegara Datangi Solo

soloSOLO~ Warga Solo boleh berbangga hati. Pasalnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke kota ini terus mengalami peningkatan. Pada bulan September 2014 misalnya, kunjungan turis mancanegara di Pura Mangkunegara mencapai 1.959 orang. Sebagian besar wisman yang datang berasal dari Eropa, seperti Belanda, Jerman, Perancis, Belgia dan Swiss

“Turis asing tersebut kebanyakan didatangkan oleh biro perjalanan wisata dari luar Solo, seperti Yogyakarta, Jakarta dan Bali. Oleh karena itu, kalau Yogyakarta ramai dikunjungi wisman, biasanya Solo juga akan mendapat limpahan” papar Joko Pramudya yang merupakan Staf  Pariwisata Pura Mangkunegaran.

Apabila Mangkunegara kebanjiran pengunjung, Museum Radya Pustaka justru sepi dari kunjungan. Bahkan, kunjungan turis mancanegara ke museum tersebut hanya sekitar 60 hingga 80 orang per bulan. Salahs atu penyebabnya ialah Museum Radya Pustaka beberapa saat yang lalu tengah melakukan renovasi dan baru dibuka kembali pada bulan April 2014.

“Kami akan mengupayakan berbagai macam promosi untuk mengenalkan museum ini kepada wisatawan supaya lebih dikenal melalui website dan flyer,” ungkap Purnomo Subagyo yang merupakan Ketua Komite Museum Radya Pustaka.

Selain Mangkunegara dan Museum Radya Pustaka, masih terdapat banyak objek wisata di Solo yang menarik untuk dikunjungi. Grojogan Sewu misalnya, objek wisata ini merupakan tempat wisata di sisi barat Gunung Lawu. Tawangmangu adalah sebuah air terjun yang sangat indah dan menyimpan jutaan misteri. Lokasi air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu tidaklah jauh dari kota Solo, hanya sekitar 37 KM di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Kabupaten Karanganyar.

Ada juga Pandawa Water World Solo Baru, sebuah wahana wisata air yang berlokasi di Solo Baru. Pandawa Water World Solo Baru menawarkan pengalaman bermain air yang menyenangkan bagi keluarga anda dengan fasilitas lengkap sehingga cocok untuk semua umur.

Selain itu, masih ada Taman Balekambang, Keraton Surakarta, Tugu Lilin, Air Terjun Jumog, Taman Sriwedari, Kampoeng Batik Kauman, Pasar Klewer, dan Museum Manusia Purba Sangiran.

Rate this article!
author

Author: