Begini Cara KPU Minimalkan Jumlah Golput

Semenjak Pemilu pertama kali diadakan di Indonesia, masalah Golput senantiasa membayangi pelaksanaan proses pemilihan umum. Golput diperkirakan masih menjadi masalah pada Pemilu 2014 yang tinggal menghitung hari ini,  karena tren angka partisipasi pemilih cenderung menurun dalam tiga pemilu terakhir.

golput
Menyikapi hal itu, KPU Kabupaten Semarang mempunyai empat terobosan guna menekan angka golput ini.

Selain sosialisasi lewat masjid dan gereja, KPU menggelar gerakan sehari menjadi pembina upacara di sekolah dan kegiatan rakyat cerdas memilih bersama relawan demokrasi.

Selain itu, kata Aris, KPU juga akan melaksanakan gerakan sehari menjadi pembina upacara di 24 SMA/SMK yang tersebar di 19 kecamatan.

Seluruh komisioner KPU akan menjadi pembina upacara untuk menyosialisasikan hari pencoblosan kepada para siswa.

“Kami sudah mengirimkan surat ke takmir masjid di kabupaten Semarang agar diumumkan sebelum sholat jumat, bahwa 9 April merupakan hari pencoblosan. Pengurus gereja juga kita minta menyampaikan hal yang sama saat kebaktian Minggu,” kata anggota KPU Kabupaten Semarang, Aris Mufid, jumat (4/4/2014) seperti diberitakan dari Kompas.

“Sasarannya adalah pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya untuk mencoblos di TPS (tempat pemungutan suara). Sosialisasi hari pencoblosan ke sekolah-sekolah melibatkan panitia pemilihan kecamatan (PPK),” kata dia.

Aris menambahkan, kegiatan lain untuk meningkatkan partisipasi pemilih menjelang hari pencoblosan adalah kegiatan “rakyat cerdas memilih”.

Dalam kegiatan ini para relawan demokrasi diterjunkan di daerah-daerah keramaian seperti pasar.

“Kawan-kawan relawan ini akan membagikan stiker atau leaflet sambil menyampaikan ajakan untuk datang ke TPS menggunakan pilihnya. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat umum,’’ kata dia.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan menambahkan, dia sudah berupaya maksimal menyosialisasikan pemilu dengan model apapun. Pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Semarang dalam pileg 9 april mendatang sebesar 80 persen.

Tags:
author

Author: