Begini Pengumuman Kenaikan Biaya ATM Bank Muamalat

bank muamalat

Pewartaekbis — Terkait kenaikan biaya ATM yang mulai diberlakukan oleh beberapa Bank di dalam negeri, sejumlah bank bahkan secara resmi mulai mengumumkan kenaikan biaya transaksi melalui mesin automatic teller machine (ATM) kepada nasabah dan khalayak umum.

Salah satunya Bank berbasis Syariah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. ikut mengumumkan rincian kenaikan biaya transaksi di ATM nya.

Pengumuman melalui website resmi www.bankmuamalat.co.id tersebut pada Sabtu (20/9/2014) menyatakan bahwa  per 1 Oktober 2014 Bank Muamalat menaikkan biaya tarik tunai dan transfer melalui jaringan ATM Bersama menjadi Rp7.500, naik sebesar Rp.2500 dari tarif yang berlaku sebelumnya Rp5.000.

Sementara itu, per  1 November 2014,  biaya transaksi tarik tunai dan transfer melalui jaringan ATM BCA atau Prima ditetapkan Rp7.500. Biaya cek saldo Rp4.000, transaksi gagal dikenakan biaya Rp2.500.

Biaya transaksi untuk berbelanja melalui mesin electronic data capture (EDC) BCA/Prima juga ditetapkan Bank Muamalat, yaitu sebesar Rp5.000. Meskipun nasabah mengalami batal transaksi, tetap saja akan dikenakan biaya Rp.5.000. Jika transaksi gagal, bank tetap mengenakan biaya Rp2.000. Ketentuan ini berlaku nmulai 1 November 2014.

Kenaikan biaya transaksi ATM tersebut merupakan hasil dari kesepakatan antara bank dengan PT Rintis Sejahtera yang merupakan pengelola jaringan ATM Prima dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis selaku pengelola jaringan ATM Bersama.

Seperti diketahui, biaya adminsitrasi perbankan merupakan profit tersendiri bagi perbankan yang bersangkutan. Seperti dirilis oleh Bank Indonesia, data volume transaksi antar bank dengan menggunakan kartu debet dan ATM hingga Juli 2014 mencapai 31,28 juta transaksi, atau tumbuh 2,42% secara month to month (m-t-m) dari posisi 30,5 juta transaksi pada bulan sebelumnya.

Tags: