Benarkah Saham Persija “Siap” Dibeli?

persija

Jakarta~ Siang ini (11/2) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dijadwalkan akan bertemu jajaran direksi PT Persija Jaya Jakarta. Berdasarkan sumber terpercaya, pertemuan ini dilangsungkan untuk menjajaki rencana sang gubernur membeli saham perusahaan per seorangan yang mengelola klub sepakbola Persija tersebut.

Sebagaimana  diwartakan beberapa media beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta berulang kali menegaskan jika Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD DKI berniat membeli saham PT Persija Jaya Jakarta. Sebagai tahap awal, Pemprov DKI akan membeli saham Persija sebesar 20 persen. Selanjutnya, secara berlahan Pemprov DKI berniat mengakuisisi seluruh saham perusahaan tersebut.

“Kalau kami sudah dapat (saham) 20 persen, kemudian kami beli lagi 80 persennya (saham). Nanti namanya ada DKI,” kata  Basuki seperti diwartakan Kompas.

Namun, Pemprov DKI ogah asal membeli saham klub peserta Indonesia Super League (ISL) tersebut. Seprti jual beli pada umumnya, Ahok ingin tetap ada keuntungan yang diterima Pemprov DKI dalam pembelian tersebut.

“Kami minta pendataan semua aset, termasuk aset tak berwujud yang bisa diidentifikasi. Contohnya, merek dagang, hak paten, copyright, dan biaya organisasi. Jadi kami minta goodwill sebelum dibeli ” demikian papar Ahok.

Sebau informasi tambahan, Persija merupakan salah satu tim yang saat ini belum bisa melunasi tunggakan gaji pemain musim lalu. Dengan kenyataan ini, klub papan atas yang satu ini terancam sanksi dari PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi jika tidak mampu menyelesaikan tanggungannya tersebut. Total tanggungan yang harus diselesaikan kepada pemain maupun jajaran pelatih musim lalu kurang lebih mencapai Rp 1,8 miliar.

Tags:
author

Author: