Besok! Peradilan Militer dapat Dipantau Masyarakat

tni

Bogor~ Aksi anarkis kembali dilakukan oleh oknum TNI. Di Jalan Mayor Oking- Bogor, Serda YH menembak seorang warga sipil bernama Japra. Tukang ojek tersebut dilaporkan meninggal di tempat pasca insiden.

“Awalnya, korban menggunakan motor Supra B-6108-PGX menyerempet pelaku yang memakai mobil CRV F-1239-DZ sebelum di lokasi kejadian,” jelas Kepala Penerangan Kodam Siliwangi Kolonel TNI Robertson.

Serda YH kemudian mengejar Japra hingga di depan SPBU Ciriung. Selanjutnya, Serda YH mengeluarkan senjata api jenis FN dan menembak bagian kepala korban. Sementara itu, oknum TNI dimaksud hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Setelah insiden ini, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan akan membuat surat telegram agar kasus pelanggaran militer yang terkait masyarakat digelar terbuka.

“Saya akan membuatkan ST bahwa sekarang kejadian-kejadian TNI yang berkaitan dengan masyarakat, sidang militernya terbuka,” sebut Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan (4/11).

Seperti diwartakan Kompas, Gatot berharap peradilan militer dapat diikuti masyarakat.

“Di situ nanti masyarakat bisa menilai bahwa persidangan ada hukuman-hukuman tambahan, pemecatan dan sebagainya,” lanjutnya.

Gatot juga menyatakan jika proses penyidikan terhadap Serda YH akan diselesaikan dan yang bersangkutan akan dipecat dari kesatuan. Tidak lupa, pimpinan TNI ini memohon maaf atas insiden yang mencoreng nama TNI ini.

“Saya selaku Panglima TNI mohon maaf atas kejadian yang dilakukan oleh anggota saya. Dan itu tidak boleh terjadi,” pungkasnya.

Tags:
author

Author: