Bisa Gak Ya? Indonesia Tetapkan Larangan Penjualan Minuman Berakohol Per 16 April 2015

alkohol

BEKASI – Larangan penjualan minuman berakohol di minimarket dan toko eceran akan tetap mulai diberlakukan pada 16 April mendatang. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Dalam hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menegaskan, per 16 April nanti aturan tersebut akan diterapkan, dan tidak ada yang diubah aturannya. Sebelum penetapan keputusan, sebenarnya aturan ini sudah mulai dikeluarkan sejak 16 Januari 2015 lalu.

Dalam aturan tersebut penjualan minuman beralkohol golongan A yakni yang memiliki kadar alkohol di bawah 5 persen antara lain jenis bir, dilarang dilakukan di minimarket. Penjualan hanya boleh di supermarket atau hipermarket namun hanya boleh dikonsumsi di lokasi.  Rachmat mengatakan, pihak pemerintah sendiri mengklaim sejauh ini telah sudah menyampaikan hal tersebut kepada pihak pengusaha.

“Jika nantinya masih ditemukan minimarket dan toko pengecer yang menjual minuman beralkohol, maka pemerintah daerah setempat yang akan mengambil tindakan”, kata Rachmat.

Hal ini dikarenakan, pada dasarnya tujuan dilarangnya penjualan minuman beralkohol di minimarket sudah jelas karena saat ini minimarket sudah berada di tengah pemukiman, dekat dengan sekolah dan rumah ibadah.

“Itu kan memudahkan anak-anak muda untuk minum dan beli,” kata Rachmat.

Tags:
author

Author: