BRI-Kemendag Dekatkan UMKM ke Lembaga Keuangan

BRI UMKM

PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk. ingin meningkatkan akses lembaga keuangan ke pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Untuk itu, BRI bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan bagi pelaku UMKM di sektor perdagangan.

Mengutip pernyataan pejabat BRI, berdasarkan prinsip kemitraan guna mendukung pemberdayaan bagi UMKM di sektor perdagangan yang berdaya saing, akan dilaksanakan perjanjian kerja sama peningkatan akses keuangan bagi UKM di sektor perdagangan antara BRI dengan Kementerian Perdagangan.

Kerja sama antara BRI dan Kementerian Perdagangan mempunyai enam tujuan. Pertama, mensinergikan layanan perbankan terkait akses keuangan dengan kebutuhan transaksi jual beli dan permodalan UMKM di sektor perdagangan. Kedua, UMKM dapat mengakses layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan sesuai persyaratan perbankan dilengkapi dengan fasilitas electronic banking.

Ketiga, mengoptimalisasi konektivitas teknologi informasi dan komunikasi (TK) layanan perbankan dalam mendukung pemberdayaan UMKM. Keempat, meningkatkan sosialisasi dan penyebaran informasi terkait keberadaan layanan perbankan terkait transaksi keuangan dan permodalan yang dibutuhkan oleh UMKM.

Kelima, mendorong pemberdayaan pedagang pasar atau warung tradisional melalui pelatihan atau sosialisasi mengenai pemahaman berdagang yang bertanggung jawab, jujur, tertib, amanah, dan tidak merugikan konsumen. Keenam, mengoptimalisasikan unit kerja perbankan di pasar tradisional, khususnya di daerah, dalam melayani akses transaksi keuangan dan permodalan bagi UMKM di sektor perdagangan.

Secara konkret, BRI akan membuka unit kerja perbankan, yaitu Teras BRI di pasar yang sudah direvitalisasi oleh kementerian. Terkait layanan akses pembiayaan dan jasa perbankan lain bagi UMKM di pasar tradisional, BRI akan melakukan sosialisasi di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah yang menjadi sasaran sosialisasi di antaranya Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat), Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah), Kabupaten Temanggung (Jawa Tengah), Kabupaten Pontianak (Kalimantan Barat), dan Kabupaten Belitung (Bangka Belitung), dan daerah lain.

Untuk menunjang proses edukasi kepada masyarakat, BRI mendorong penerapan cashless society dengan penggunaan e-banking BRI, seperti mobile banking BRI dan EDC BRI. Edukasi ini dapat mendorong nasabah mikro semakin akrab bertransaksi dengan handphone.

BRI juga punyau Program Grebek Pasar. Program ini dimaksudkan sebagai program akuisisi kepada pedagang dan pengunjung pasar. Program ini dilaksanakan setiap tahun di pasar seluruh Indonesia.

Tags:
author

Author: