BTN Akan Tingkatkan Kontribusinya Dalam Program Sejuta Rumah

rumah

Semarang – Dalam proyek sejuta rumah yang direncanakan Presiden Joko Widodo di tahun 2016 ini BTN terus meningkatkan berkontribusi nya. Dalam program ini, melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias KPR Subsidi menargetkan akan bertambah secara signifikan.

Dilansir dari Detik.com, FLPP adalah bentuk stimulus yang diberikan pemerintah dari sisi pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sedangkan MBR dari kacamata pembiayaan perumahan adalah masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp 4 juta bagi yang ingin membeli rumah, dan maksimal Rp 7 juta bagi yang ingin memberikan rumah susun (Rusun).

Dari fasilitas ini konsumen akan mendapatkan bunga ringan 5%, tetap hingga 20 tahun. Ditambah bantuan uang muka perumahan sebesar Rp 4 juta per rumah.

Direktur Utama BTN, Maryono dalam acara rapat kerja BTN se-Indonesia di Semarang, Jawa Tengah Jumat (6/2/2016). Mengatakan, di tahun 2015 lalu, Bank BTN telah mengkontribusi sebanyak 474.099 unit dalam program satu juta rumah ini. Sementara di tahun 2016 ini, BTN menargetkan membangun 600-700 ribu uni.

Maryono mengatakan, target tersebut dicanangkan dengan alasan, rumah-rumah yang dibangun di 2015 akan rampung tahun ini. Tak hanya itu, Maryono juga mengungkapkan, BTN akan memperluas kerjasama dengan pengembang.

“Saat ini kita sudah bekerjasama dengan REI (Real Estate Indonesia), Apersi (Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Indonesia) dan lainnya. Tahun 2016 akan kita perluas dengan pengembang yang ada di BPJS, dan BUMN Karya,” papar Maryono.

Tags:
author

Author: