California Akan Sahkan UU Pelarangan Penggunaan Tas Plastik

d

Los Angeles -Gubernur California Jerry Brown berencana mengesahkan undang-undang pelarangan kantong plastik sekali pakai. Setelah persetujuan dari Parlemen pada Jumat pekan lalu.

Jika nantinya peraturan tersebut berlaku,  maka California akan menjadi negara bagian barat Amerika Serikat yang melarang penggunaan kantong plastik.

Pejabat Partai Demokrat menyatakan, “Peraturan penggunaan tas plastik dan beralih ke kantong kertas atau membawa tas sendiri dari rumah itu tinggal menunggu teken Gubernur Jerry Brown”.

Pernyataan tersebut dilontarkan dalam acara debat bersama Partai Republik Neel Kashkari di sebuah stasiun televisi. Dalam acara debat tersebut Partai Republik menolak rancangan undang-undang pelaaraan penggunaan kantong plastik ini.

RUU pelarangan penggunaan kantong plastik ini telah diserahkan kepada Gubernur Brown sekitar tanggal 15–22 Agustus bulan lalu. Saat ini Brown tinggal menandatanganinya sebelum September berakhir.

Dalam rancangan undang-undang pelarangan kantong plastik di California, menyatakan bahwa kantong plastik sekali pakai akan menghilang dari toko grosir dan apotek mulai 1 Juli 2015. Kemudian secara bertahap akan disusul penutupan toko retail dan minuman keras mulai 1 Juli 2016.

Dalam RUU ini juga disebutkan bahwa pemilik toko harus menyediakan kantong kertas atau kantong yang bisa didaur ulang bagi konsumen yang tidak membawa kantong sendiri. RUU juga mengizinkan toko membebankan biaya sebesar 10 sen dolar (setara Rp 1.200) untuk kantong tersebut.

Sementara itu, pemerintah California berencana akan memberikan pinjaman lunak untuk pabrik plastik senilai USD 2 juta. Pemberian pinjaman usaha tersebut memiliki tujuan untuk menunjang kelangsungan usaha dalam masa pralihan produksi kantong plastik ke kantong ramah lingkungan atau kantong daur ulang.

Saat ini beberapa kota di California sudah menerapkan aturan tersebut. Contohnya, San Fransisco dan Los Angeles, melalui aturan ini pemerintah California berharap sampah plastik di California berkurang drastis.

Tags:
author

Author: