Cara ‘Bijak’ Mengelola Uang THR

kelola uang

Pewartaekbis~ Anda yang berstatus karyawan swasta pastinya sudah atau akan segera mendapatkan tunjangan hari raya atau THR. Uang tambahan tersebut mesti digunaan sebaik mungkin dan tak memanjakan nafsu Anda dalam membeli sesuatu yang kurang penting.

Salah satu Perencana Keuangan, Rini Hastuti mengatakan, saat ini bukan lagi waktunya menghabiskan dana THR untuk dibelanjakan berang konsumtif saja. Hal itu karena meningkatnya kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat secara umum

“Masa sih, harus selalu beli baju baru menjelang lebaran, sementara sepanjang tahun baju baru setiap saat dibeli. Yang diskon, yang belanja online, atau masa dana THR harus dihabiskan untuk konsumsi kue-kue lebaran saja,” ucap Rini.

Ia juga menyarankan untuk memanfaatkan THR untuk menambah tabungan, mempercepat terpenuhi dana pensiun, dana pendidikan, atau mengurangi utang.

“Tentu saja setelah dikurangi zakat, THR karyawan atau asisten, dan kewajiban-kewajiban lain. Percaya, yang dianjurkan agama adalah menggunakan baju terbaik yang bersih. Kata siapa bersih berarti harus baru?” tambahnya.

Menurutnya, THR sebenarnya tambahan pendapatan yang diperoleh di luar gaji.Dengan demikian, THR akan menjadi kelebihan dana untuk membiayai pengeluaran ekstra yang terjadi menjelang hari raya.

“Biasanya, harga kebutuhan pokok meningkat 10-20 persen menjelang hari raya, sehingga penggunaan THR seharusnya sudah mencakup hal-hal seperti itu,” sebut Rini.

Uang THR disarankannya untuk tidak digunakan membeli keperluan untuk hari raya secara berlebihan.

“Biasakan menyisihkan dana THR, misalnya 20 persen untuk ditabung atau diinvestasikan,” sarannya seperti diwartakan JPNN.

Rate this article!
Tags:
author

Author: