Cara Mengendalikan Pengeluaran Keuangan Rumah Tangga

gigi
Pewartaekbis- Pengeluaran yang tidak terkendali terkadang disebabkan beberapa hal yang tidak penting dan sepele . Di bawah ini ada beberapa penyebab tidak terkendalinya pengeluaran.

1. Masa penyesuaian
Masa penyesuian biasanya berlaku bagi pasangan yang baru menikah. Jika sebelum menikah Anda mungkin tinggal dengan orang tua, sehingga tidak terbiasa membayar pengeluaran. Atau Anda dan pasangan punya cara yang berbeda dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu, suami dan istri butuh waktu untuk menyesuaikan diri untuk menyepakati pengaturan keuangan rumah tangga.
2. Sikap suka menunda-nunda
Menunda-nunda membayar tagihan, membuat kita harus mengeluarkan uang lebih untuk membayar denda tagihan yang melebihi batas waktu pembayaran.

3. Belanja tanpa uang tunai
Pengeluaran tak terkendali, jika kita teak melihat langsung uang keluar dari dompet kita. Hal tersebut dapat terjadi saat kita terbiasa berbelanja menggunakan kartu kredit atau debit, dan eletronic banking.

Untuk mengantisipasi pengeluaran yang tidak terkontrol dalam rumah tangga, kita dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:
1. Bekerjasama dengan pasangan
Bekerjasama dalam mengelola keuangan, membuat suami dan istri memahami apa saja yang menjadi kebutuhan pokok dan mana yang lebih dibutukan saat membeli sesuatu. Sehingga apa yang harus di penuhi terlebih dahulu terpenuhi sebelum dihabiskan untuk konsumsi yang kurang memberi manfaat.

2. Membuat anggaran
Dengan membuat anggaran secara detail, memudahkan untuk kita mengetahui kebutuhan pokok dan kebutuhan konsumtif yang bisa kita kurangi. Sehingga, kita dapat mengetahui anggaran secara rinci untuk permasing-masing kebutuhan.

3. Cek kembali prespektif terhadap barang-barang
Terkadang kita membeli sesuatu yang bukan menjadi kebutuhan dan akhirnya hanya tergeletak tanpa manfaat di tengah rumah kita. Oleh karena itu, sebelum membeli sesuatu sebaiknya kita pikir matang-matang dahulu apakah kita benar-benar membutuhkan barang tersebut atau teak.

4. Buat penyesuaian
Untuk beberapa hal sesekali boleh dinikmati, asal tidak terlalu sering. Misalnya, makan diluar bersama keluarga, teman atau shopping bareng teman-teman. Sesekali boleh-boleh saja dilakukan, namun kita juga harus berani bilang teak untuk hal-hal yang kurang bermanfaat yang pada akhirnya menyulitkan kita sendiri.

Tags:
author

Author: