CHJ Paspor Bermasalah Akhirnya Dipulangkan

haji

Surabaya– Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, empat CJH dari kloter 22 embarkasi Surabaya ditahan petugas imigrasi. Sebab, data di paspor mereka dianggap bermasalah. Naasnya, mereka tertangkap sebagai CJH selundupan, kasus berawal pada saat pemberian tanda keluar dengan screening paspor pada Rabu (10/9). Proses tersebut merupakan aturan baku yang harus dilewati para jamaah, sebelum keluar dari Asrama Haji Sukolilo menuju bus yang mengantar mereka ke Bandara Juanda.

Kasus empat calon jamaah haji (CJH) ini diduga adanya keterlibatan petugas. Dengan modus, menjual nomor porsi CJH yang dijadwalkan berangkat tahun ini, kepada CHJ lain yang sebenarnya belum berhak diberangkatkan tahun ini. Keempat CHJ ini akhirnya dipulangkan, setelah ditahan beberapa hari di Asrama Haji Sukolilo.

Menurut Kabid Haji dan Umrah Kemenag Jatim H M. Sakur, empat CJH yang tertunda keberangkatannya karena paspor yang bermasalah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di kepolisian. Oleh karenanya, sudah dipastikan keempat CJH tersebut tidak dapat berangkat haji tahun ini.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Sumaryono menyatakan, sejauh ini pihak kepolisian masih berusaha menyelidiki pihak-pihak yang terkait dalam praktik mafia haji ini.  Sumaryono juga mengungkapkan, bahwa pihaknya mulai mengoordinasikan kasus mafia haji tersebut dengan jajaran Polda Jatim.

Beberapa ormas seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga memberikan dukungan kepada kepolisian. Mereka berharap ada tindakan tegas terhadap kasus ini, sehingga tidak menodai pelaksanaan haji yang merupakan rukun Islam.

Sementara itu, berita dari embarkasi Surabaya hingga saat ini telah memberangkatkan CHJ sekitar 20.292 orang ketanah suci. Berdasarkan data dari Kemenag, ada dua jamaah yang gagal berangkat karena meninggal. Sedangkan sembilan dari CJH yang masih tertunda keberangkatannya dikarenakan sakit.

Tags:
author

Author: