Darah Sintesis Sebagai Alternatif Keterbatasan Donor Darah

ahok

London- Menurut Blood Centers of the Pasific, hanya 37 persen dari populasi di Amerika yang memenuhi syarat untuk menyumbangkan darah dan kurang dari 10 persen orang rutin mendonorkan darahnya. Faktor-faktor yang memengaruhi kurangnya donor darah tersebut di antaranya berat badan dan penggunaan narkoba di masa lalu.

Untuk mengatasi defisit ketersediaan donor darah tersebut The United Kingdom’s National Health Service mengklaim bahwa mereka telah menemukan terobosan terbaru seputar transfusi darah. Mereka mengumumkan bahwa mereka tengah membuat terobosan baru dengan menciptakan darah sintesis. Darah sintesis yang diciptakan oleh peneliti tersebut dipercaya bisa digunakan di tahun 2017 mendatang.

Pembuatan darah sintesis ini dimaksudkan untuk memajukan praktek transfusi darah, transplantasi organ dan obat-obatan regeneratif. Dalam prosesenya darah dibuat dengan sel-sel induk yang diambil dari tali pusat atau dari darah pendonor dewasa. Sel-sel induk kemudian dikembangkan dengan nutrisi yang merangsang mereka untuk berkembang menjadi sel darah merah.

Dilansir dari Detik.Health.com, dr Nick Watkins, asisten direktur penelitian dan pengembangan di NHS Blood and Transplant mengatakan, meskipun demikian tujuan pembuatan darah sintesis ini bukanlah untuk menggantikan donor darah. Tetapi, untuk memberikan alternatif bagi individu yang membutuhkan pengobatan tertentu, seperti anemia sel sabit dan talasemia yang membutuhkan transfusi darah rutin.

“Saya berharap para ilmuwan bisa menyediakan produk-produk darah yang sesuai khusus untuk kebutuhan masing-masing pasien,” kata dr Nick.

Lebih lanjut dr Nick mengatakan, jika uji coba ini berhasil, maka keberadaan darah sintesis ini dapat membantu pasien yang mengalami kondisi parah. Bahka juga membantu pelayanan kesehatan dalam memasok sel darah merah dalam kondisi darurat.

Tags:
author

Author: