Demonstran Minta Densus 88 Dibubarkan

densus

Solo~ Meninggalnya terduga teroris Suyono, membuat tim Densus 88 banjir kritikan. Pasalnya, korban meninggal saat dibekuk oleh Desus. Kabarnya, kepalanya dihantamkan ke bagian besi dalam mobil.

Sebagai wujud kritik, sekelompok massa menggelar demonstrasi di Solo, Jawa tengah (18/3). Edy Lukito, salah satu peserta demo, bahkan meminta Densus 88 untuk dibubarkan.

“Dananya ke mana saja, pemerintah harus mengauditnya. Pembubaran Densus 88 harus dilakukan saat ini juga. Kami akan segera mengirim surat kepada Presiden Jokowi. Pak Jokowi itu asalnya Solo, bijaksana, punya sopan santun dan perasaan halus. Dari 118 orang korban Densus kebanyakan juga dari Solo,” sebut Edy Lukito.

Sementara itu, Endro Sudarsono mengungkapkan jika desakan pembubaran Densus 88 dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

“Densus 88 sering menembak mati seseorang yang sama sekali tidak terkait dengan kasus terorisme,” ucapnya.

Data Komnas HAM yang disebut Endro, setidaknya sudah 118 orang meninggal di tangan Densus 88 Antiteror.

Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Dr Muinudinillah Basri, dalam orasinya menyebutkan jika negara Indonesia harus memberikan perlindungan kepada setiap warga.

“Muslim di Indonesia itu mayoritas, tidak mungkin akan menghancurkan negerinya sendiri, tidak mungkin akan jadi perusak di negeri sendiri. Saya salah satu cucu pejuang negeri ini, saya tahu seperti apa pengorbanan dan perjuangan umat muslim dulu untuk memerdekakan Indonesia,” ungkap Basri seperti diwartakan merdeka.com.

Rate this article!
Tags:
author

Author: