Dianggap Tak Relevan, Bupati ini Tolak Program Keluarga Berencana

ilustrasi

ilustrasi

Maluku~ Ada beberapa hal yang menarik dari  Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno. Dengan tegas, ia menyatakan penolakannya terhadap program keluarga berencana.

“Stop program dua anak saja cukup, saya sudah bilang buat kepala BKKBN cabut itu stiker-stiker dua anak saja cukup,” sebut Orno di Ambon (26/10).

Program ini menurutnya tidak cocok diterapkan di wilayah Maluku, termasuk di Maluku Barat Daya.

“Saya juga pernah bilang kepada Kepala BKKBN pusat waktu ikut Lemhanas, Bapak jangan menggeneralisir Maluku ini sama dengan Pulau Jawa bahwa dua anak itu cukup. Kalau begitu, lama-lama pulau-pulau kami yang banyak itu akan ditutup karena tidak berpenghuni,” imbuhnya.

Dijelaskan oleh Orno. sebaiknya BKKBN lebih mengedepankan pendekatan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kalau di sini itu pendekatannya harus infrastruktur pembangunan, kalau mau program dua anak stop karena kalau hanya punya dua anak terus ada yang kena kolera dan besoknya muntaber selesailah sudah. Lagian kami tidak pernah diperhatikan kok, kalau mau program itu jalan konsultasi dengan kementrian kesehartan lalu bangun rumah sakit di sini,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku sudah mengintruksikan kepada Kepala BKKBN MBD agar tidak lagi mensosialisasikan program dua anak cukup.

“Jadi saya bilang buat Kepala BKKBN MBD boleh bikin program lain tapi jangan sampai bikin program cukup dua anak kita susah lho, saya juga sudah bilang kepada Gubernur Maluku stop itu program dua anak cukup,” tandasnya seperti diwartakan Kompas

Tags:
author

Author: