Diare Akibat Rotavirus Menjadi Penyebab Utama Kematian Pada Balita

dia

Jakarta- Hingga saat ini diare menjadi penyebab utama kasus kematian pada balita. Kasus diare berat sebagian besar disebabkan oleh rotavirus. Rotavirus yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan dan usus ini umumnya menginfeksi usus kecil dan menghancurkan permukaan jaringan usus. Sehingga, penyerapan nutrisi makanan terganggu.

Dilansir dari Kompas.com, hampir setengah juta anak balita setiap tahun meninggal dan jutaan lainnya dirawat karena diare berat yang diakibatkan rotavirus.

Di Indonesia sendiri, rotavirus mengakibatkan sekitar 700.000 atau seperlima kunjungan poliklinik, sekitar 200.000 atau separuh dari jumlah total kasus rawat inap di tahun 2009.

Sekitar 95 persen dari jumlah kasus rotavirus terjadi di negara berpenghasilan menengah ke bawah di Asia dan Afrika yang belum memasukkan vaksin rotavirus ke dalam program imunisasi nasional.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Sri Suparyati Soenarto, Jumat (20/1), di Jakarta menjelaskan, diare akibat rotavirus ini hanya bisa dicegah dengan vaksinasi.

Dua vaksin yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak 2008 kini dipakai negara-negara di dunia. Pada 2009, WHO merekomendasikan pemakaian dua vaksin itu secara luas.

“Namun, hingga kini pemakaian dua vaksin itu di Indonesia masih rendah. Selain harganya mahal, vaksin itu belum masuk dalam program imunisasi nasional”, papar Suparyati.

Tags:
author

Author: