Diduga Lewat Jalur Ilegal, Jamaah Haji ini Tinggal di Penampungan

haji

Makkah~ Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Sabtu 20 September 2014, Tim Media Center (MCH) dan petugas Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah menemukan sepasang suami istri yang diduga jamaah haji nonkuota. Mereka terlihat bingung karena tidak mengetahui arah pulang. Ketika ditanya petugas, mereka pun tidak hapal alamat tempat tinggalnya selama di Arab Saudi. Mereka hanya menyebut tempatnya seperti penampungan.

Berdasarkan interogasi, pasangan suami istri tersebut berasal dari Jawa Timur. Mereka datang ke Arab Saudi tidak melalui agen resmi. Sebab, cara mereka membayar biaya haji tidak sesuai jalur yang selama ini berlaku. Mereka juga tak memiliki identitas seperti yang dimiliki jamaah haji resmi.

Menurut pemaparan pasangan ini, mereka tidak mengetahui jika ternyata agennya buka agen resmi.  Kata mereka, ada seseorang yang menawari mereka paket ibadah haji seharga 80 juta rupiah per orang. Biaya tersebut jauh lebih tinggi dari biaya haji khusus ONH Plus yang kurang dari 40 juta rupiah.

Bersama dengan belasan jamaah lain, pasangan suami istri ini terbang dari Bandara Juanda Surabaya. Rombongan haji tak resmi ini harus ganti pesawat di Singapura dan Abu Dhabi sebelum sampai di Jeddah. Sesampainya di Jeddah, ada bus kecil yang membawa rombongan ini menuju penginapan yang kata pasangan ini lebih mirip rumah penampungan. Sebab, berada di lingkungan kumuh dengan ventilasi udara yang buruk.

Tags:
author

Author: