Dijadwalkan Kunjungi Jayapura, Ini Harapan untuk Presiden Jokowi

Presiden jokowi dalam kunjungan APEC di Beijing (sumber: BBC.co.uk)

(sumber: BBC.co.uk)

Jayapura~ Kedatangan Presiden Joko Widodo di Jayapura melahirkan sejumlah harapan. Sekretaris eksekutif Forum Kerja Sama (Foker) lembaga swadaya masyarakat (lsm) Lien Maloali berharap presiden membuka akses bagi pers asing.

“Di antaranya, harapan saya itu, Presiden Joko Widodo harus membuka akses bagi pers asing di Papua,” sebut Lien Maloali seperti diwartakan BeritaSatu.

Terkait dengan pembangunan jembatan layang dan jembatan Hamadi-Holtekamp, Maloali menilai jembatan tersebut harus memiliki aspek estetika dan ramah lingkungan. Dengan demikian, jembatan tersebut tidak merusak hutan bakau di Teluk Youtefa.

“Jangan diabaikan dan dimusnahkan dan diganti dengan banguna-bangunan pemukiman dan industri,” lanjutnya.

Maloali juga berharap jembatan tersebut dibangun dengan konstruksi yang kuat dan menggunakan material yang bagus sehingga bisa menjadi kebanggan Orang Tabi atau Orang Papua.

“Dan terakhir harus bernilai wisata yang tinggi,” sebutnya.

Masih menurut Maloali, perencanaan pembangunan jembatan tersebut sebenarnya sudah dibuat pada 1970-1980 sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang 25 tahun. Namun, belum juga terlaksana.

“Pekerjaannya saat ini adalah gambaran dari kelambanan pembangunan dan tidak pedulinya pemerintah pada berbagai rencana pembangunan di Tanah Papua, yang sebenarnya telah di rencanakan sekitar 30 tahun lalu,” jelas Maloali.

Untuk pencanangan Papua sebagai lumbung pangan nasional, Maloali berharap bukan merupakan program transmigrasi.

“Saya berharap agar dengan momentum ini Presiden Jokowi datang ke Papua Selatan yaitu Merauke, tidak untuk kemudian merencanakan atau mendatangkan transmigrasi baru yang adalah petani dari kawasan persawahan di Jawa yang dialihkan ke Papua,” harapnya.

Tags:
author

Author: