Dino Pati Jalal Resmi Menjabat Wamenlu, Ini Prioritas Kerjanya

Dino pati Jalal dilantik menjadi Wamnelu RI

Dino pati Jalal dilantik menjadi Wamnelu RI

JAKARTA –  Dino Patti Djalal diambil sumpahnya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai wakil menteri luar negeri Kabinet Indonesia Bersatu II. Pengambilan sumpah tersebut dilaksanakan dalam acara pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/7), sekitar pukul 15.00 WIB.

Dino adalah Mantan Duta Besar RI untuk AS dan salah satu peserta Konvensi Partai Demokrat dilantik sebagai wamenlu menggantikan pejabat sebelumnya, Wardana, yang kini ditugaskan sebagai Dubes RI untuk Turki.

Karier Dino dimulai pada 1987 ketika masuk ke Departemen Luar Negeri. Jabatan yang pernah diembannya antara lain menjadi Juru Bicara Satuan Tugas Pelaksana Penentuan Pendapat di Timor Timur, Kepala Departemen Politik KBRI Washington Washington, serta Direktur Amerika Utara dan Tengah Departemen Luar Negeri.

Diplomat kelahiran Yugoslavia ini juga sempat menjabat posisi sebagai Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004 – 2010. Jabatan terakhir yang diembannya sebelum ini adalah Duta Besar RI untuk Amerika Serikat sebelum akhirnya ia memilih fokus mengikuti konvensi Partai Demokrat.

Meskipun waktu yang ia miliki untuk menjabat posisi itu hanya tiga bulan sampai 20 Oktober 2014 mendatang, setelah dilantik hari ini, Dino Patti Djalal mengaku siap membantu Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa dalam melaksanakan tugas-tugas kenegaraan yang dibebankan padanya. 

Dalam tiga bulan, Dino mengatakan, akan membantu Presiden RI menjaga hubungan baik dengan luar negeri pada masa transisi demokrasi. Menurut Dino, salah satu isu yang penting untuk diperhatikan lebih banyak, kata dia, adalah komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara di dunia.

“Saya ingin aktif menggalang diaspora untuk kekuatan ekonomi sosial agar menjadi kekuatan diplomatik,” kata Dino di kompleks Kepresidenan.

Rencananya, pada Agustus mendatang akan diselenggarakan Kongres Diaspora di Indonesia dan kongres tahunan di luar negeri. Dalam forum itu kata Dino akan disosialisasikan mengenai Komunitas ASEAN atau ASEAN Community yang sudah akan dimulai pada tahun 2015.

ASEAN Community, menurut Dino, perlu disosialisasikan lebih luas kepada akar rumput sehingga masyarakat lebih siap menghadapinya.

Tags:
author

Author: