Dirjen Bimas Buddha Jadi Tersangka, Kemenag Ogak Kasih Bantuan Hukum

hukum

Jakarta~ Dirjen Bimas Buddha di Kemenag, Dasikin, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Ia dijerat kasus dugaan korupsi proyek pengadaan buku pelajaran agama Budha untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) SD dan Pendidikan Menengah pada Ditjen Bimas Budha di Kemenag pada tahun 2012.

Terkait penetapan ini, Irjen Kemenag M Yasin menyatakan pihaknya tidak akan menyediakan bantuan hukum untuk tersangka.

“Enggak perlu kasih bantuan hukum,” sebut M Yasin di Gedung Kemenag, Jakarta (29/6).

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berjanji akan melakukan pembenahan di internalnya. Seperti dijelaskan Yasin, Menteri Lukman akan merombak sistem birokrasi di Kementeriannya.

“Reformasi dari birokrasi, nanti semuanya wajib transparan, mengalokasikannya benar apa enggak, prosedur belanjanya itu udah betul apa belum waktu di audit kinerja,” terangnya.

Kedepan, tiap proyek ataupun pekerjaan yang digarap oleh jajaran Kemenag bisa diawasi dan dikendalikan.

 “Jadi di sini berdasarkan PP 60 tahun 2008 mengenai sistem pengendalian internal dari pemerintah,” imbuh Yasin.

Bahkan, akan ada audit kinerja secara khusus di Kemenag.

“Itu ada audit kinerja dengan perspektif-perspektif keuangan, perspektif tugas inti, administrasinya, dan perspektif pendidikan sumber daya manusianya ditingkatkan atau tidak. Audit kinerja ini ada nilainya,” tambahnya seperti diwartakan merdeka.com.

Tags:
author

Author: