Dituduh Sebagai Penyelundup, WNI Dihukum Mati di Malaysia

bunuh

Malaysia~ Sementara pemerintah Indonesia tenag berusaha untuk tegas memberikan hukuman maksimal kepada pengedar narkoba, seorang warga negara Indonesia dihukum mati karena terbukti menyelundupkan lebih dari tiga kilogram sabu-sabu.

Warga negara Indonesia dimaksud ialah Ajeng Yulia. Saat diinterogasi, wanita berumur 21 tahun ini mengaku diperalat orang Nigeria bernama Stanley dengan iming-iming liburan gratis ke India dan Malaysia. Ajeng Yulia ditangkap di Bandara Sultan Ahmad Shahsetelah menjalani penerbangan rute New Delhi-Pahang pada 10 November 2013.

Ketika berpidato dalam rangka Hari Anti Narkoba, Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi menyatakan jika negaranya akan terus mengobarkan perang melawan narkoba.

“Mengingat adanya korban kecanduan narkoba semuda itu, kondisi ini tentu membuat pemerintah Malaysia khawatir,” ungkap Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi (2/3).

Berdasarkan data yang ada, jumlah pecandu narkoba di Malaysia mencapai 1,4 juta orang. Sementara itu, jumlah kasus terkait narkoba masuk ke meja penyidik sepanjang tahun 2014 mencapai 21.227 kasus. Adapun jumlah terpidana mati mencapai 3.267 orang.

“Ada 3.267 orang menanti hukuman mati karena terlibat kejahatan narkoba serius,” lanjut Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi seperti diwartakan Merdeka online.

Tags:
author

Author: