Dollar Menguat akan Berefek pada Harga Emas?

harga emas 1

Chicago – Dolar AS yang tengah perkasa pada sebagian besar nilai mata uang utama dunia di tengah aksi jual di pasar saham, mengakibatkan kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni merosot 0,11% atau 1,5 dolar AS dan  ditutup pada 1.319 USD/ ounce.

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange juga diperdagangkan turun sedikit pada Jumat (Sabtu pagi WIB, 12/4/2014) karena kurs dolar AS menguat.

Namun demikian, harga emas mencetak keuntungan sekitar 1,2 persen untuk selama sepekan hingga Jumat.

Ukuran sentimen konsumen keseluruhan dari University of Michigan dan Thomson Reuters naik ke pembacaan awal 82,6 pada April, tertinggi sejak Juli .

Seperti dikutip dari sumber Antara, data ekonomi positif yang dirilis  Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa indeks harga produsen AS naik dalam penyesuaian musiman 0,5 persen setelah jatuh sedikit pada Februari dan merupakan kenaikan terbesar sejak Juni lalu, juga memperlemah emas pada Jumat (11/4/14)

Emas telah berayun tajam sepanjang tahun ini. Emas telah meningkat sebesar hampir 200 dolar AS per ounce dari Januari sampai pertengahan Maret sebelum menyerahkan setengah dari pertumbuhannya dalam dua minggu terakhir.

Beberapa analis pasar berpikir emas sudah mendekati dengan “undervalued” (di bawah nilainya). Dengan latar belakang imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, dolar yang lebih kuat dan inflasi rendah, prospek emas secara fundamental tetap negatif.

Perak untuk pengiriman Mei turun 14,5 sen atau 0,72 persen menjadi ditutup pada 19,946 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 2,5 dolar AS atau 0,17 persen menjadi berakhir pada 1.462,6 dolar AS per ounce.

Tags: