Dollar Perkasa, Harga Emas Melemah

emas batangan

Pewartaekbis — JAKARTA. Seteleh sempat naik ke level tertinggi dalam emapt pekan terakhir, hari ini Kamis 16 Oktober 2014, harga emas turun lagi. Penguatan dollar Amerika Serikat (AS) membebani kenaikan harga emas.

Dilaporkan Bloomberg pada Rabu (15/10), kontrak emas pengiriman Desember 2014 di Commodity Exchange (COMEX) turun 0,7% dibandingkan dengan hari sebelumnya menjadi US$ 1.225,70 per ons troi. Padahal harga emas sempat melompat ke US$ 1.238,30 pada Selasa (14/10). sebelumnya sekaligus membukukan level tertinggi sejak 17 September 2014.

Sebelumnya, pada Selasa (14/10) setelah Jerman memangkas outlook pertumbuhan ekonomi sehingga menaikkan tingkat kepercayaan investor di Jerman. The Bloomberg Dollar Index Spot menguat 0,3% .

Analis PT SoeGee Futures, Alwy Assegaf,  mengatakan, penurunan harga emas karena terjadi gejala overbought atau jenuh  beli. Alasan yang mendukung penguatan harga emas secara signifikan pekan lalu menjadi  terhenti disebabkan  penguatan dollar AS setelah euro jatuh.  Alwy menduga, harga emas sepekan ke depan di US$ 1.203-US$ 1.242 per ons troi.

“Tapi ini tidak serta merta menghilangkan pamor emas sebagai safe haven.” ungkap Alwy.

Ekonomi AS Daru Wibisono, Senior Researcher and Analyst PT Monex Investindo Futures juga sepakat bahwa pemicu tekanan terhadap harga emas adalah penguatan dollar AS. Daru memprediksi, harga emas akan bergerak di US$ 1.217-US$ 1.239 per ons troi. Jika level support ditembus, harga akan menuju US$ 1.220,60 per ons troi.

Sementara jika level resistance yang ditembus akan mendorong penguatan lanjutan ke US$ 1.244,75 per ons troi.

Rate this article!
Tags: