Dua Anggota Polri Ditangkap Kepolisian Malaysia, Apa Sikap Pemerintah?

marty

Pewartaekbis.com~ Jumat lalu (29/8) dua anggota Kepolisian Republik Indonesia, AKB Idha Endri Prastiono dan Brigadir Kepala MP Harahap, ditanggkap Kepolisian Malaysia. Keduanya merupakan anggota Polda Kalimantan Barat. Penangkapan yang dilakukan di sebuah hotel tersebut disebabkan keduanya diduga terlibat dalam pengedaran narkoba di negeri Malaysia.

Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, telah menyatakan jika pemerintah Indonesia akan menghormati proses hukum yang berlaku di negeri Jiran.

“Kami ingin agar masalah ini ditangani dengan baik, kami harus taat dengan proses hukum, dan masalahnya dikelola dengan baik,” ungkap Marty di kantor presiden.

Menurut penuturan Marty Natalegawa, kasus penangkapan AKB Idha Endri Prastiono dan Brigadir Kepala MP Harahap telah ditangani oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Djoko Suyanto. Kasus ini juga telah dilaporkan langsung kepada Presiden SBY.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie yang merupakan Kepala Divisi Humas Polri mengungkapkan kepercayaannya terhadap Kepolisian Diraja Malaysia.

“Penyidik Kepolisian Diraja Malaysia punya bukti permulaan cukup untuk menangkap. Sesuai undang-undang yang berlaku di Malaysia tentunya,” ujar Jenderal Ronny Franky Sompie di Mabes Polri.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri, kepergian dua oknum polisi yang ditangkap di Malaysia itu tidak ada kaitannya dengan tugas mereka sebagai anggota Polri. Bahkan, keduanya pergi tanpa izin sehingga terfolong tindakan indisipliner.

Terkait pendampingan hukum, Porli mengutus dua perwakilan yang akan dibantu Liaison Officer (LO) Polri di Kuching.

Tags:
author

Author: