Dua belas WNI di Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang

Kuala Lumpur, Pewartaekbis.com, Pesawat Malaysia Airlines yang membawa 227 penumpang dan 12 kru, kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara, Sabtu (8/3) dini hari. Di dalam pesawat Boeing 777-200 dengan nomor penerbangan MH370 tersebut, terdapat 239 orang, termasuk 2 balita di dalam pesawat yang berangkat dari Kuala Lumpur tersebut. Dua belas penumpang diketahui merupakan WNI.

boeing 777 malaysia airlines hilang

“Kita sudah mengetahui tentang pesawat hilang kontak. Menurut maskapai tersebut, ada 12 WNI. Tentunya kita sudah menginstruksikan kedubes RI di Kuala Lumpur dan Beijing untuk terus mengikuti perkembangannya dan tentunya komunikasi tetap dijalin,” ujar jubir Kemenlu Michael Tene, ketika dihubungi, Sabtu (8/3/2014).

Menurut Tene, KBRI terus berkomunikasi dengan pihak Malaysia Airlines tentangg identitas 12 WNI tersebut. Hingga kini, identitas 12 WNI tersebut belum diterima Kemenlu.

Pesawat meninggalkan Kuala Lumpur pada Sabtu sekitar pukul 00.21 dan diperkirakan akan tiba di Beijing sekitar pukul 06.30 waktu setempat, di hari yang sama.

Chief Executive Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya dalam sebuah pernyataan  menyatakan penyeselannya. Menurut Ahmad Malaysia Airlines sangat menyesal telah kehilangan semua kontak dengan penerbangan MH370.” Malaysia Airlines saat ini bekerja dengan pihak berwenang yang telah mengaktifkan tim pencarian dan penyelamatan untuk menemukan pesawat,” katanya.

Yahya juga menjelaskan bahwa di antara 239 penumpang pesawat MH370, terdapat 152 warga China, 38 warga Malaysia, 12 Indonesia, tujuh Australia, tiga Prancis, tiga Amerika Serikat, dua New Zealand, dua Ukraina, dua Kanada, satu Rusia, satu Italia, satu Taiwan satu Belanda dan satu warga Austria.

Pilot pesawat adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah warga negara Malaysia berumur 53 tahun. Zaharie sudah bekerja di Malaysia Airlines sejak 1981 dan memiliki 18,365 jam terbang.

Sementara itu di tempat tepisah, seorang pejabat Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mengatakan, pesawat gagal untuk check in sesuai jadwal. “Kode pesawat tidak muncul dalam sistem kami, ” ujar manajer kontrol departemen penerbangan CAAV   Bui Van Vo, kepada Reuters melalui telepon.

Kantor berita resmi Cina Xinhua mengutip pernyataan Administrasi Penerbangan Sipil Cina (CAAC) mengatakan, pesawat Malaysia Airlines kehilangan kontak saat terbang di wilayah udara Vietnam. Pesawat berjenis Boeing B777-200 tersebut, mengangkut sekitar 158 warga Cina.

Regulator penerbangan Cina mengatakan, mereka belum menerima sinyal apapun dari pesawat. Belum juga ada laporan, kemungkinan pesawat menabrak di perairan Cina.

Jika pesawat tersebut terbukti jatuh, ini akan menjadi kecelakaan fatal kedua yang melibatkan Boeing 777 dalam waktu kurang dari setahun. Musim panas lalu, pesawat Boeing 777 milik maskapai ASiana Airlines juga mengalami kecelakaan di San Fransisco.

Peristiwa tersebut menewaskan tiga penumpang.Pihak Boeing mengatakan, mereka telah mendapat laporan terkait pesawat Malaysia Airlines yang hilang. Kini mereka tengah memantau situasi, tapi tak bersedia memberikan komentar lebih lanjut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: Pesawat Malaysia Air Lines Hilang

Tags:
author

Author: