Dubes AS Dukung Tindakan Kominfo Blokir Situs Islam yang Berbau Radikal

situs

Jakarta – Setelah sempat dianggap menyebarkan gagasan radikal, akhirnya pekan lalu Forum Penanggulangan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN), yang berada di bawah naungan Kominfo, akhirnya membuka blokir 12 situs islam di internet. Sementara tujuh (7) situs lainnya masih diblokir.

Ketujuh situs tersebut yakni, ghur4ba.blogspot.com, thoriquna.com, kafilahmujahid.com, lasdipo.com, muqawamah.com, daulahislam.com, dan dakwahmedia.com. Hingga saat ini, pengelola diberikan kesempatan untuk melakukan pertemuan dengan Kemkominfo jika merasa tidak menyebar konten radikal.

Disisi lain, Robert Blake yang merupakan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, sangat mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut. Robert menilai, tindakan tersebut merupakan langkah baik, sebagai pencegahan dini guna menangkal pegaruh Islam radikal yang sedang tengah mewabah saat ini. Menurtnya, pemerintah (Indonesia) punya kewenangan sendiri dalam mencegah peredaran ISIS di negaranya.

“saya pikir (blokir) hal yang baik,” kata Robert.

Lebih lanjut, Robert mengatakan Amerika sebagai negara Adi Daya juga kewalahan menghadang manuver ISIS di dunia maya. Karena itu bantuan dari negara-negara muslim untuk menyebar paham beragama yang lebih moderat menjadi suatu keharusan.

“Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Islam terbesar kami harap dapat memberikan pengetahuan sesungguhnya tentang Islam sehingga gerakan ISIS dapat tertangkal ke depannya,” kata Robert.

Tak hanya itu, Robert juga mengungkapkan, bahwa perusahaan-perusahaan di AS yang saat ini tengah melakukan pengendalian arus informasi Internet dunia sebenarnya juga bisa diajak bekerja sama untuk membendung radikalisme dunia maya. Sayangnya hal ini bukanlah cakupan yang sempit, namun memiliki cakupan yang cukup luas. Karenanya, Robert mengatakan, fokus semua negara kini sebaiknya mengatasi meluasnya pengaruh ISIS terlebih dulu.

Tags:
author

Author: